AMBON,N25NEWS.id-Kepengurusan baru Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Ambon periode 2026–2030 resmi dilantik dengan membawa target besar membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan sekaligus mengembalikan prestasi pencak silat Ambon dan Maluku di level nasional menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB–NTT.
Pelantikan dilakukan Ketua IPSI Provinsi Maluku, Jamaludin Salampessy, di Balai Kota Ambon, Sabtu (11/7/2026).
Kepengurusan baru dipimpin Fenly Masawoy sebagai Ketua, didampingi Ketua Harian Abdul Somad, Sekretaris Umum Zulkifli Saimima, dan Bendahara Nazarudin.
Jamaludin menegaskan pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal kerja besar untuk membangun organisasi yang profesional dan berorientasi pada prestasi.
Menurutnya, IPSI Kota Ambon harus mampu menciptakan iklim pembinaan yang sehat, memperkuat organisasi, serta menyiapkan atlet yang siap bersaing pada berbagai kejuaraan hingga PON.
“Pelantikan ini merupakan awal untuk melakukan kerja-kerja besar menyongsong PON di NTB dan NTT.
Kepengurusan yang baru harus bekerja serius membangun organisasi yang profesional dan berprestasi,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon juga memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan prestasi olahraga. Dalam sambutan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, yang dibacakan Asisten I Sekretariat Kota Ambon, Edwin Pattikawa, ditegaskan bahwa program kerja IPSI harus disusun secara realistis dan mampu menjawab kebutuhan pembinaan atlet.
Menurutnya, keberhasilan organisasi olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Ambon dan Maluku.
“Program kerja yang disusun harus dapat menjawab kebutuhan organisasi, sekaligus mendukung pembinaan dan prestasi atlet pada berbagai ajang,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Ambon terus berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui sektor olahraga.
“Olahraga tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membangun masyarakat yang sehat, kuat, dan produktif,” ujarnya.
Sementara itu, KONI Kota Ambon melalui Sekretaris Umum Poly Joris mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi setelah pelantikan. Ia meminta pengurus baru segera menyusun program pembinaan yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan.
Menurutnya, KONI Kota Ambon siap bersinergi dan mendampingi IPSI dalam menjalankan program kerja demi meningkatkan prestasi pencak silat Kota Ambon.
Di sisi lain, Ketua IPSI Kota Ambon periode 2026–2030, Fenly Masawoy, menegaskan komitmennya menjadikan IPSI sebagai organisasi yang maju, profesional, dan berprestasi.
Ia mengatakan pembinaan atlet usia dini akan menjadi salah satu prioritas utama, disertai peningkatan kualitas pelatih, wasit, dan juri agar proses pembinaan berjalan lebih efektif dan menghasilkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Fenly juga mengajak seluruh keluarga besar pencak silat menjadikan semangat “Hidup Orang Basudara” sebagai fondasi membangun organisasi.
“Mari kita saling menguatkan, saling menghargai, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan sekat,” katanya.
Melalui rapat kerja yang digelar usai pelantikan, pengurus diharapkan mampu merumuskan program-program inovatif yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga mempercepat lahirnya pesilat-pesilat muda berbakat yang akan menjadi tulang punggung prestasi Kota Ambon dan Maluku pada berbagai kejuaraan, termasuk PON mendatang.(**)