Pemprov Diminta Kaji Ulang Usulan LUM

by
by

AMBON,N25NRWS.id-Dalam penyampaian aspirasi Komisi II DPRD Provinsi Maluku di Jakarta. Badan Pangan Nasional minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk mengkaji kembali usulan pembangunan Laboratorium Uji Mutu (LUM).

Permintaan disampaikan , Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi pada Badan Pangan Nasional, Nyoto Suhitno, kepada Komisi II DPRD Maluku dalam agenda penyampaian aspirasi di Jakarta,Jumat (9/6).

Dalam rekaman pembicaraan Deputi Suhitno,yang diteruskan Komisi IV, menjelaskan bahwa, Pemprov Maluku sebaiknya mengkaji ulang usulan LUM agar dianalisis kembali sesuai dengan kebutuhan, sebab untuk membanguh LUM, memerlukan berbagai kriteria pendukung lainnya.

“Kalau bisa ditinjau kembali, selain barangnya mahal, baik dari sisi SDM, sarana prasarana dan kesiapan kemampuan anggaran juga harus semuanya siap, baik pusat maupun daerah serta pembangunan maupun operasionalnya juga harus dipastikan ada, ” ujar Suhitno

Karena menurutnya, jika proposal usulan disetujui Pemernta Pusat (Pempus) yang ditakutkan, kalau-kalau nantinya akan menjadi proyek gagal yang berimplikasi kepada persoalan hukum, apalagi jika dilihat banyak UPTD yang memiliki keterbatasan SDM.

“Kalau ini disetujui jangan-jangan nanti malah mangkrak karena harga tanahnya sudah mahal, bangunannya mahal dan ini juga harus diefisiensi, kemudian berapa sih kemungkinan warga yang akan dilayani untuk kepentingan uji mutu kalau cukup banyak saya pikir memang mendesak, kalau masih bisa ditangani dengan kemitraan, sebaiknya diberikan ruang untuk kemitraan, sasarannya begitu,”jelasnya.

Olehnya itu dirinya menyerahkan agar Pemprov Maluku, lebih memprioritaskan keamanan pangan daerah sebab masih terkait dengan pola pangan harapan.

“Semangat untuk meningkatkan PAD itu kita sangat hargai, tapi namun kita perlu mengkaji Kembali,” tandasnya.

Menanggapinya, Sekretaris Komisi II DPRD Maluku, Ruslan Hurasan mengatakan, harapan pemprov, khususnya Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan untuk memiliki sebuah laboratorium uji mutu diperlukan dalam upaya mendongkrak meningkatkan PAD.

“Untuk itu, Pemprov akan melakukan penguatan terhadap proposal uji mutu, sehingga dapat meloloskan permintaan laboratorium tersebut,” jelas Hurasan.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *