Wali Kota Ambon : Perbedaan Adalah Akar Persaudaraan

by -9 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Perbedaan itu mesti menjadi kekuatan untuk bersama dalam persatuan.Dimana,nilai-nilai kehidupan yang dimiliki adalah akar kuat untuk mengikat hubungan persaudaraan.

Hal ini dikatakan Wali Kota Ambon, Boedewin Wattimena,saat menghadiri Seminar Penguatan Karakter Bangsa Untuk Mendukung Asta Cita dalam Semamgat Hidup Orang Basudara melalui Pendekatan Leterasi Keagamaan Lintas Budaya yang berlangsung di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (12/2/2026).

Dikatakannya, keberagaman yang ada di Maluku, khususnya di Kota Ambon, harus dipandang sebagai kekuatan utama dalam kehidupan berbangsa.

Menurutnya  nilai-nilai kearifan lokal merupakan pondasi dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semangat persaudaraan yang selama ini menjadi perekat sosial diharapkan tidak hanya berhenti sebagai literasi sejarah, tetapi aktif dihidupkan dalam perilaku sehari-hari untuk menangkal potensi polarisasi, eksklusivisme beragama, dan segregasi sosial,” katanya.

Disampaikannya, literasi itu bukan sekadar kecerdasan intelektual, melainkan pemahaman mendalam untuk mewujudkan perdamaian, cinta kasih, dan keadilan. Seluruh elemen masyarakat harus mengedepankan dialog dalam setiap penyelesaian masalah.

“Menjaga kota ini bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan masa depan yang mengedepankan dialog dan persaudaraan,” tukasnya.

Ditempat yang sama Gubernur Maluku dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Maluku, Sadali Ie,berharap  seluruh peserta seminar ,harus menjadi duta perdamaian yang cerdas secara keagamaan dan dewasa secara kultural, sehingga lewat seminar ini dapat  dipastikan program-program strategis pemerintah daerah benar-benar diimplementasikan untuk mewujudkan masyarakat Maluku yang maju, adil dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045 par Maluku pung bae.

” Selamat melaksanakan seminar di hari ini, dan mari terus rawat persaudaraan ini, sebagaimana lewat pendekatan budaya orang Maluku, potong di kuku rasa di daging, dari katong samua untuk Maluku dan Maluku untuk Indonesia,” pungkasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *