AMBON, N25NEWS.id – Menjelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dijadwalkan pada 14 Juli 2026, komitmen menjaga keamanan dan stabilitas di Maluku semakin diperkuat. Pangdam XV/Pattimura bersama Gubernur Maluku menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang mencoba mengganggu momentum bersejarah tersebut.
Dalam agenda koordinasi bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa aparat TNI-Polri siap mengawal seluruh tahapan groundbreaking agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Keamanan adalah harga mati. Tidak ada tempat bagi siapa pun yang ingin memprovokasi atau mengganggu jalannya pembangunan. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat menghambat kemajuan Maluku,” tegas Pangdam.
Pernyataan itu mendapat dukungan penuh dari Gubernur Maluku bersama Bupati Kepulauan Tanimbar, yang mengajak seluruh masyarakat menjadikan groundbreaking Blok Masela sebagai momentum persatuan, bukan perpecahan.
Menurut Gubernur, proyek gas raksasa yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun ini merupakan peluang emas bagi Maluku untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
“Ini bukan sekadar peletakan batu pertama. Ini adalah awal dari babak baru pembangunan Maluku. Karena itu, mari kita jaga bersama agar investasi strategis ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,” ujarnya.
Groundbreaking Blok Masela dinilai sebagai tonggak sejarah baru setelah melewati perjalanan panjang proses perencanaan dan pengembangan. Keberhasilan proyek tersebut akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, investor, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat.
Dengan pengamanan yang diperkuat serta komitmen seluruh pihak, harapan besar kini tertuju pada suksesnya pelaksanaan groundbreaking pada 14 Juli mendatang.
Masyarakat Maluku pun diharapkan menjadikan momentum ini sebagai simbol kebangkitan daerah, sekaligus membuktikan bahwa Maluku mampu menjadi kawasan yang aman, ramah investasi, dan siap menyongsong masa depan sebagai salah satu pusat energi nasional.