Buka Kursus Pelatih dan Wasit Bola Voli, Albert Fenanlampir: “Jangan Lagi Andalkan Otot Kawat, Saatnya Bangun Prestasi dengan Ilmu”

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Upaya membangkitkan kembali kejayaan bola voli Maluku mulai memasuki babak baru. Pengurus Provinsi PBVSI Maluku menggelar Kursus Pelatih dan Wasit Bola Voli Indoor Tingkat Provinsi  yang berlangsung pada 26 Juni hingga 1 Juli 2026 di Wisma Gonzalo, Kota Ambon.

Kursus yang diikuti pelatih dan wasit dari berbagai kabupaten/kota itu dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Umum KONI Maluku, Albert Fenanlampir mewakili Ketua Umum, yang menyebut kegiatan tersebut sebagai titik awal kebangkitan prestasi bola voli Maluku.

Dalam sambutannya, Albert mengajak seluruh insan bola voli melakukan evaluasi terhadap menurunnya prestasi Maluku yang sebelumnya pernah disegani di tingkat nasional.

“Kita harus bertanya kepada diri sendiri, apa yang salah dengan bola voli Maluku? Dulu kita mampu tampil di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON), tetapi sekarang prestasi itu mengalami keterpurukan,” tegas Albert.

Meski demikian, ia optimistis tahun 2026 menjadi awal perubahan. Menurutnya, pembenahan organisasi PBVSI Maluku yang diawali dengan penyelenggaraan kursus pelatih dan wasit merupakan sinyal positif menuju kebangkitan bola voli indoor.

“Ada riak-riak kecil yang patut kita banggakan. Ini adalah tanda kebangkitan bola voli indoor Maluku. Kita harus menyambutnya dengan optimisme,” ujarnya.

Albert menjelaskan bahwa bola voli bukan hanya cabang olahraga prestasi, tetapi juga olahraga rakyat yang memiliki akar kuat di tengah masyarakat Maluku. Ia mencontohkan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya Kota Saumlaki, yang menjadikan bola voli sebagai bagian dari budaya masyarakat.

“Secara prestasi kita memang belum maksimal, tetapi secara kerakyatan bola voli sangat populer. Di Saumlaki, voli sudah menjadi budaya. Ini adalah modal besar untuk membangun prestasi yang lebih baik,” katanya.

Menurut Albert, keberhasilan olahraga modern tidak lagi ditentukan semata-mata oleh kekuatan fisik atlet, melainkan kualitas pembinaan yang dilakukan pelatih dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.

“Sudah bukan zamannya lagi mengandalkan otot kawat dan tulang besi. Sekarang adalah era ilmu pengetahuan. Semua harus diprogram dengan baik. Pelatih harus mampu merancang program latihan yang tepat. Jika didukung bakat atlet dan penerapan ilmu pengetahuan, prestasi pasti akan mengikuti,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar program peningkatan kapasitas seperti kursus pelatih dan wasit tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi diperluas hingga kabupaten dan kota agar pembinaan berjalan merata.

“Program seperti ini harus terus dilakukan. Jangan berhenti di tingkat provinsi saja. Kabupaten dan kota juga harus bergerak karena geliat bola voli mulai terlihat di berbagai daerah,” tambahnya.

Albert berharap seluruh peserta mampu menyerap ilmu dan pengalaman selama pelatihan sehingga lahir pelatih-pelatih yang profesional dan wasit yang berintegritas.

“Kita membutuhkan pelatih yang cerdas dan wasit yang cakap. Keduanya menjadi penentu lahirnya atlet-atlet berkualitas. Mudah-mudahan pelatihan ini membawa perubahan besar bagi olahraga Maluku, khususnya bola voli indoor,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi PBVSI Maluku, Alimuddin Kolatlena, menegaskan bahwa pelaksanaan kursus tersebut merupakan realisasi program kerja PBVSI Maluku periode 2025–2029.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelatih dan wasit merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk memperkuat sistem pembinaan bola voli di seluruh Maluku.

“Program ini sangat urgen. Kami ingin menghadirkan berbagai terobosan dan inovasi pembinaan yang lebih masif di seluruh pengurus kabupaten dan kota. Dengan pembinaan yang baik, akan lahir atlet-atlet bola voli berbakat dan berkualitas yang mampu bersaing di kejuaraan daerah maupun nasional,” ujar Alimuddin.

Ia berharap kursus ini menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia olahraga yang unggul, sekaligus menjadi momentum mengembalikan nama besar bola voli Maluku di panggung nasional.

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *