AMBON, N25NEWS.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku menegaskan bahwa Musyawarah Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi Maluku Tahun 2026 harus menjadi momentum kebangkitan prestasi tenis meja di Maluku, bukan sekadar agenda organisasi.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Maluku, Roy Mongie, saat menghadiri pembukaan Musyawarah PTMSI Maluku yang dibuka oleh Wakil Sekretaris Jenderal PTMSI, Rido Patiasina, di Ambon, Selasa (21/7/2026).
Menurut Roy, musyawarah merupakan forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan tenis meja Maluku dalam satu tekad dan tujuan bersama demi melahirkan prestasi yang lebih tinggi.
“Musyawarah ini bukan sekadar ajang berkumpul. Forum ini harus menjadi tempat membahas seluruh rencana, program, dan harapan kepengurusan agar tenis meja Maluku semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.
Roy menilai tenis meja merupakan salah satu olahraga rakyat yang memiliki basis penggemar dan atlet cukup besar di Maluku. Karena itu, sudah saatnya PTMSI melakukan perubahan besar dalam pembinaan atlet, sistem kompetisi, hingga peningkatan kualitas organisasi.
Ia mengapresiasi capaian atlet muda Maluku, Madrid Nakayawa Lezilolo, yang berhasil menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas). Prestasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa atlet tenis meja Maluku memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat nasional.
“Kalau kita sudah bisa meloloskan satu atlet ke Pelatnas, berarti kita telah memberikan harapan bahwa ke depan tenis meja bukan lagi cabang olahraga pelengkap, tetapi menjadi cabang olahraga prestasi,” tegasnya.
Roy berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi PTMSI Maluku untuk terus mencetak atlet-atlet berbakat yang mampu tampil di berbagai kejuaraan nasional bahkan internasional.
Menurutnya, KONI Maluku akan terus memberikan dukungan terhadap upaya pembinaan yang terarah dan berkelanjutan agar tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga penyumbang medali bagi Maluku.
“Kami berharap atlet-atlet tenis meja Maluku terus menembus level nasional sehingga pada tahun-tahun mendatang cabang ini mampu mengharumkan nama Maluku melalui prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.
Musyawarah PTMSI Maluku Tahun 2026 diharapkan menghasilkan program kerja yang fokus pada pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan kompetisi berjenjang sebagai fondasi mencetak atlet berprestasi di masa depan.
Editor : Redaksi