AMBON, N25NEWS.id – Pelantikan Robby Sapulette, MT sebagai Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon definitif bukan sekadar pengisian jabatan birokrasi. Pemerintah Kota Ambon berharap kehadiran Sekkot definitif menjadi titik awal percepatan pelayanan publik, penguatan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), serta percepatan pelaksanaan program pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.
Pelantikan yang dipimpin Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, di Balai Kota Ambon, Selasa (21/7/2026), membawa harapan baru bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di ibu kota Provinsi Maluku.
Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan seluruh pimpinan OPD wajib mengikuti arahan Sekkot demi memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
“Sejak hari ini seluruh pimpinan OPD wajib mendengarkan dan mengikuti arahan Sekretaris Kota,” tegas Bodewin.
Menurutnya, selama hampir satu tahun menjabat sebagai Penjabat Sekkot, Robby Sapulette telah memahami tugas dan fungsi jabatan tersebut. Dengan status definitif, ia diharapkan memiliki kewenangan yang lebih kuat untuk membangun disiplin birokrasi dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pelayanan publik.
Pelayanan Publik Diharapkan Lebih Cepat
Bagi masyarakat, pelantikan Sekkot definitif diharapkan berdampak pada semakin cepatnya pelayanan administrasi di seluruh OPD. Pengurusan dokumen pemerintahan, perizinan usaha, hingga berbagai layanan publik lainnya ditargetkan menjadi lebih efisien melalui koordinasi yang lebih baik antarinstansi.
Wali Kota juga meminta seluruh OPD memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas agar masyarakat memperoleh kepastian waktu dan prosedur dalam mengakses layanan pemerintah.
“Dalam pelayanan publik, pangkas birokrasi yang masih rumit. Semua OPD harus memiliki SOP yang jelas sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Percepat Realisasi Program Prioritas
Selain memperbaiki pelayanan publik, Robby Sapulette juga diberi mandat mengawal pelaksanaan 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Peran Sekkot menjadi sangat strategis karena bertugas mengoordinasikan seluruh perangkat daerah agar setiap program berjalan sesuai target dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan koordinasi yang lebih kuat, pemerintah berharap pembangunan di berbagai sektor dapat terlaksana lebih cepat dan tepat sasaran.
Bodewin turut menekankan pentingnya membangun birokrasi yang profesional, responsif, adaptif, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Ia berharap Robby Sapulette mampu menjadi teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dengan mengedepankan integritas, disiplin, serta budaya kerja yang profesional.
“Jadilah orang tua bagi seluruh ASN lingkup Pemkot. Tunjukkan kapasitas dan kualitas melalui kerja-kerja profesional. Kalau kita berintegritas, maka pelayanan publik tentu akan semakin baik,” katanya.
Pelantikan Robby Sapulette sebagai Sekretaris Kota Ambon definitif menjadi momentum penting bagi reformasi birokrasi di Kota Ambon. Keberhasilan kepemimpinannya nantinya akan diukur bukan hanya dari koordinasi internal pemerintahan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan perubahan berupa pelayanan yang lebih cepat, birokrasi yang sederhana, serta pelaksanaan program pembangunan yang semakin efektif.