INKINDO Maluku Gelar Rakerda

by
by

AMBON,N25NEWS.id-Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO)  Maluku mengadakan rapat kerja  Daerah (Rakerda)   selama sehari di Zest Hotel,Rabu,(15/7/2026).

Adapun,kegiatan ini  bertemakan; “Berkolaborasi,Bersinergi ,Profesionalisme,INKINDO Maluku yang Maju dan Inklusif ” , diikuti oleh 60 lebih anggotnya.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang diwakili oleh Asisten II Bidang perekonomian dan pembangunan setda Maluku,Kasrul Selang MT menyampaikan,pemerintah Provinsi Maluku sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Menurutnya,rapat kerja ini sangat strategis dalam mengevaluasi dan merencanakan serta  menyelaraskan program kerja organisasi  kedepannya dalam pembangunan daerah.

Dikatakannyn,pemerintah dalam melakukan pembangunan daerah memerlukan bantuan semua pihak,olehnya sebab,keterlibatan Inkindo sangat penting.

Selain itu,tema kegiatan kali ini,sangat selaras dengan sapta cita pemerintah provinsi Maluku.

Dijelaskannya,Maluku memiliki tantangan geografis yang unik sebagai wilayah kepulauan.
Untuk itu, dalam membangun infrastruktur yang tangguh, merata, dan berkelanjutan,pemerintah tidak bisa berjalan sendiri.

“Kita membutuhkan peran aktif dari para penyedia jasa konsultansi yang andal dan bernaung di bawah INKINDO,”paparnya.

Olehnya,Gubernur menyampaikan tiga poin penting sebagai masukan untuk Inkindo :
Pertama, penguatan kolaborasi dan sinergi dengan membangun kemitraan strategis antara INKINDO, pemerintah daerah, sektor swasta,dan akademisi.

“Ego sektoral harus dihilangkan, sehingga kita akan berjalan beriringan untuk mempercepat pembangunan konektivitas antar-pulau di Maluku,”tandasnya.

Kedua, peningkatan profesionalisme dan mutu, di mana dunia jasa konstruksi dan konsultansi terus berkembang pesat dengan adanya teknologi digital dan konsep green building.

“Saya menantang seluruh konsultan lokal di Maluku untuk terus meningkatkan sertifikasi, kompetensi, dan integritas kerja agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Ketiga, pembangunan yang inklusif, di mana pembangunan di Provinsi Maluku harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Lanjutnya,desain dan perencanaan infrastruktur yang diproduksi oleh INKINDO Maluku harus ramah lingkungan, berbasis kearifan lokal, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kepulauan.

“Harapan saya, rapat kerja ini melahirkan program kerja yang konkret, adaptif, dan implementatif. Pemerintah Provinsi Maluku selalu membuka pintu untuk menerima masukan, ide inovatif, dan kajian teknis dari INKINDO Maluku demi kemajuan Bumi Raja-Raja yang kita cintai ini,” tukasnya.

Ditempat yang sama,Ketua Inkindo Maluku,David Sahupala MT menyampaikan,kegiatan ini merupakan agenda pihaknya guna merumuskan program kerja empat tahun kedepan.

“Sebagai mitra pemerintah yang berisikan orang orang teknik ,sering terlibat dalam pengerjaan proyek-proyek pemerintah yang dibiayai oleh APBN/ APBD,” ungkapnya.

Lanjutnya,Gubernur Maluku sangat berharap pihaknya dapat memainkan peran penting di daerah,terkhususnya dalam  keterlibatan pada proyek – proyek strategis nasional (PSN)  dengan sumber daya yang dimiliki.

Turut hadir para ketua Inkindo dari provinsi Papua,Maluku utara ,Sulaw esi Utara Sulawesi Selatan,JawaBarat,Aceh,Sumatera Barat dan Sumatera Selatan, para undangan terkait serta sponsor dan juga dimeriahkan dengan penampilan  paduan suara Hotumesse universitas Pattimura.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *