BANDA NAIRA-Dalam rangkaian acara Festival di awali buka kampung,Buka Kampung adalah proses meminta doa untuk keselamatan dan meminta izin untuk melaksanakan pekerjaan di dalam kampung.
Setelah itu membawa sesajen di tempat-tempat yang di keramatkan di Desa Lonthoir.
Dalam agenda festival nanti ada kasih makan hutan,kasih makan hutan adalah kegiatan para leluhur di Desa Lonthoir setiap selesai waktu panen Pala mereka melakukan ritual didalam hutan menaruh sesajen di bawah pohon Pala.
Berdoa meminta keselamatan dan rizki di dalam hutan untuk mendapatkan buah Pala setiap musim.
Hasil yang berlimpah,dan juga mereka membawa makanan yang dibawa ke hutan untuk menaruhnya di bawah pohon beralaskan daun pisang untuk makan bersama yang dinamakan makan Patita.Setelah itu mereka bersuka ria di hiburkan dengan Tarian Cakalele.
Selanjutnya kasih
makan laut,kasih makan laut adalah ritual para leluhur di Desa Lonthoir setiap datangnya musim pancaroba peralihan musim Barat ke Timur.
Para leluhur membuat ritual berdoa membuat sesajen yang di lepaskan ke laut dan tumpen untuk di taruh dibibir pantai,meminta agar diberikan keselamatan dan membawa berkah rizki ikan yang banyak.
Dilanjutkan makan patita yang beralaskan daun pisang sepanjang pantai dan masyarakat duduk bersama untuk makan,
dalam acara tersebut di hadirkan pentas seni budaya yaitu tarian-tarian budaya di tampilkan salah satunya tarian Cakalele.
Tarian Cakalele adalah tarian yang menceritakan perjuangan para leluhur menghadapi musuh yaitu penjajah,dengan adanya perubahan zaman sampai sekarang ini kegiatan seperti itu sudah mulai hilang.
Dengan adanya Program FBK dari Kemendikbud sehingga kami mengusulkan untuk membuat Festival Budaya Lonthoir.
Editor : Redaksi