AMBON,N25NEWS.id-Usaha dan investasi khususnya di sektor kuliner menjadi salah satu penopang penting perekonomian daerah.
Oleh sebab itu hadirnya usaha-usaha baru di Kota Ambon menjadi momentum positif yang menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat terus bergerak, tumbuh, dan berkembang.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena pada peresmian Kawalinya Cafe and Resto di kawasan Rumah Tiga, Kota Ambon,Selasa (18/8/2026).
Menurutnya hadirnya usaha-usaha seperti ini,menandakan,ekonomi di Kota Ambon terus hidup dan berkembang.
“Tiga hari lalu saya mendampingi Bapak Gubernur untuk melakukan Grand Opening Restoran di Gedung Islamic Center. Sebelumnya juga kita melakukan opening beberapa usaha baru, dan sebagian besar bergerak di bidang kuliner,” ujarnya.
Dijelaskannya,karakteristik Kota Ambon yang tidak memiliki sumber daya alam seperti sejumlah kabupaten lainnya di Maluku,sehingga sektor jasa dan perdagangan memiliki peran penting dalam menopang perekonomian ibu kota provinsi Maluku ini.
Wali Kota mengapresiasi pemilik dan keluarga Kawalinya Cafe and Resto karena menghadirkan usaha yang mengangkat potensi lokal Maluku.
Menurutnya, penggunaan nama Kawalinya, merupakan bentuk upaya untuk menghidupkan kembali kekayaan alam sekaligus identitas lokal daerah.
“Kawalinya ini adalah ikan yang sebenarnya sangat banyak dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Walaupun sering ditangkap nelayan dalam jumlah banyak, ikan ini terus ada sebagai bagian dari kekayaan hasil laut Maluku dan Kota Ambon. Ikan ini juga memiliki nilai ekonomis dan kandungan protein yang tinggi,” ungkapnya.
Dirinya berharap hadirnya Cafe and Resto ini dapat menjadi pilihan kuliner baru bagi masyarakat Kota Ambon maupun wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.
Baginya, sangat penting mengangkat kekayaan alam, budaya, dan adat Maluku dalam berbagai sektor usaha agar tetap hidup dan tidak hilang dari ingatan generasi mendatang.
Lanjutnya, Pemkot Ambon terus berupaya menciptakan iklim investasi yang terbuka dan ramah bagi para pelaku usaha. Pemerintah Kota Ambon, kata dia, memberikan ruang bagi investor yang ingin menanamkan modal dan mengembangkan usahanya di Kota Ambon.
“Kami memberikan karpet merah kepada para investor yang mau menanamkan modalnya di Kota Ambon. Kami tahu itulah potensi kami,” ucapnya.
Oleh sebab itu dirinya,menjamin proses pengurusan perizinan dan berbagai kebutuhan administrasi bagi pelaku usaha di lingkungan Pemerintah Kota Ambon dilakukan secara cepat dan tanpa pungutan yang tidak semestinya.
“Jadi tidak usah ragu untuk masuk ke Kota Ambon.Kami juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen untuk membuat Ambon terus maju dan berkembang,” ujarnya.
Mantan Sekwan DPRD Provinsi Maluku ini juga , mengingatkan agar pertumbuhan usaha, termasuk restoran dan kafe, berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Kalau Ambon kotor, siapa yang mau datang ke Ambon? Walaupun restoran tersedia di mana-mana, tetapi di depan jalan sampah bertebaran, siapa yang mau masuk ke restoran dan makan?”,tukasnya.
Sementara pemilik Sarang Kawalinya Cafe dan Resto, Gregorio Linusa menyampaikan,kehadiran cafe ini bukan sekadar mendirikan tempat makan semata, melainkan diharapkan dapat menjadi rumah kedua bagi masyarakat Kota Ambon untuk berkumpul, melepas lelah, dan pastinya menu yang ada bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau.(**)