Warga Lermatang Optimistis Sambut PSN, Harapkan Peluang Kerja dan Masa Depan Lebih Cerah

by -1 views
by

LERMATANG, N25NEWS.id – Harapan baru mulai tumbuh di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rencana pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan berlangsung di wilayah tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat yang berharap proyek ini mampu membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Antusiasme masyarakat terlihat selama proses pendataan lahan yang dilakukan tim terpadu. Memasuki hari kelima pelaksanaan pendataan, Kamis (11/6/2026), kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari warga yang secara sukarela memberikan data yang dibutuhkan.

Bagi masyarakat Lermatang, PSN bukan hanya sekadar proyek pembangunan berskala nasional. Kehadirannya dipandang sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Pelaksana Harian Kepala Desa Lermatang, Gustaf Lamere, mengatakan masyarakat kini semakin memahami tujuan pembangunan setelah mendapatkan penjelasan terkait status lahan dan manfaat proyek bagi daerah.

“Pada awalnya memang ada perbedaan pemahaman terkait status kawasan. Namun setelah mendapat penjelasan yang jelas, masyarakat memahami tujuan pembangunan ini dan mendukungnya karena diharapkan membawa manfaat bagi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Menurut Gustaf, dukungan warga muncul karena mereka melihat proyek tersebut berpotensi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.

Pendekatan yang dilakukan aparat TNI dan Polri melalui dialog serta sosialisasi langsung kepada masyarakat dinilai turut membantu menciptakan suasana yang kondusif selama proses pendataan berlangsung.

Tokoh agama Desa Lermatang, Pdt. Jolina Ruspanah, berharap pembangunan PSN dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya generasi muda yang membutuhkan kesempatan kerja dan pengembangan keterampilan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi bisa menjadi bagian dari pembangunan dan merasakan langsung manfaatnya,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Ketua BPD Desa Lermatang, Lambertus Batmetam, dan Ketua Lembaga Adat, Abraham Rangkoly. Keduanya menilai proyek tersebut harus menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan, mulai dari pelatihan tenaga kerja, pengembangan UMKM, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi anak-anak desa.

Masyarakat juga meminta agar komunikasi dengan warga terus dilakukan secara terbuka sehingga seluruh proses pembangunan dapat berjalan transparan dan menghindari kesalahpahaman di kemudian hari.

Kini, warga Desa Lermatang menaruh harapan besar agar proyek tersebut segera terealisasi. Mereka meyakini bahwa kehadiran PSN dapat menjadi salah satu penggerak utama pembangunan yang membawa perubahan positif bagi Desa Lermatang dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar secara keseluruhan.

“Bagi kami, ini bukan hanya tentang pembangunan proyek. Ini tentang harapan akan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan masyarakat Tanimbar,” ungkap salah seorang warga. (**)

@n25news

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Ahiolo Terhambat, Jalan ke Desa Pegunungan Belum Ada Ahiolo SBB SeramBagianBarat Maluku KoperasiMerahPutih Elpaputih N25News SBB,N25NEWS.id – Program nasional pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Ahiolo, Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), hingga kini belum dapat berjalan akibat tidak adanya akses jalan menuju desa pegunungan tersebut. Kondisi ini membuat proses pengangkutan material bangunan seperti semen, pasir, batu, dan besi menjadi sangat sulit dilakukan. Bahkan kendaraan roda empat disebut belum bisa menjangkau Desa Ahiolo karena akses jalan untuk mobil sama sekali belum tersedia. Padahal, program Koperasi Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, , dan sedang dilaksanakan di desa-desa seluruh Indonesia. Warga Desa Ahiolo mengatakan lahan untuk pembangunan koperasi sebenarnya sudah tersedia dan siap digunakan. Namun hingga kini pembangunan belum bisa dimulai karena material bangunan tidak dapat masuk ke desa. “Lahan sudah ada dan siap dibangun, tetapi akses jalan belum ada sama sekali sehingga material sangat sulit masuk ke desa,” ungkap salah satu warga. Kondisi geografis Desa Ahiolo yang berada di kawasan pegunungan Kecamatan Elpaputih menjadi tantangan besar dalam pelaksanaan pembangunan. Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat segera memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pegunungan, khususnya desa-desa terpencil yang masuk kategori daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Menurut warga, akses jalan sangat penting bukan hanya untuk pembangunan Koperasi Merah Putih, tetapi juga untuk memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat serta membuka keterisolasian desa. “Kalau jalan belum ada, pembangunan apa pun akan sulit berjalan. Kami berharap pemerintah daerah segera membangun akses jalan agar masyarakat di pegunungan tidak terus tertinggal,” harap warga. Warga menilai pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan harus menjadi prioritas pemerintah daerah agar program-program nasional benar-benar bisa dirasakan hingga ke desa-desa terpencil di pegunungan Seram Bagian Barat. Hingga saat ini, masyarakat Desa Ahiolo masih berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk membuka akses transportasi darat menuju desa mereka demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Editor : Redaksi

♬ suara asli – N25NEWS.id – N25NEWS.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *