AMBON,N25NEWS.id – Ratusan guru di Kota Ambon mengikuti sosialisasi dan pelatihan teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui program CSR Telkomsel bertajuk “Terpujilah Guru” yang digelar di Resto & Café Teluk Ambon, Rabu (10/6).
Kegiatan tersebut mendapat perhatian besar karena dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi pendidikan digital di Maluku, khususnya Kota Ambon.
Wali Kota Ambon,Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel yang telah memilih Kota Ambon sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program nasional tersebut.
Menurutnya, pendidikan tetap menjadi faktor utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
“Kalau kita bicara pembangunan sumber daya manusia, maka pendidikan menjadi faktor utama untuk memajukan bangsa ini,” ujar Wattimena di hadapan ratusan guru peserta kegiatan.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada infrastruktur dan kurikulum, tetapi juga sangat ditentukan oleh kualitas guru dan tenaga kependidikan.
“Guru memiliki peran sangat sentral. Gurunya hebat, berkualitas, dan berkompetensi, maka anak didiknya juga akan memiliki kompetensi yang baik,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, para guru diperkenalkan dengan perkembangan teknologi digital terbaru, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.
Menurut Bodewin Wattimena, perkembangan teknologi informasi membawa dampak luar biasa dalam kehidupan masyarakat. Namun di sisi lain, teknologi juga menghadirkan tantangan baru terhadap karakter dan budaya generasi muda.
Karena itu, para guru dinilai harus memahami teknologi agar mampu membimbing siswa menghadapi perkembangan digital tanpa kehilangan nilai-nilai karakter.
“Bagaimana kita menjaga anak-anak? Gurunya harus paham IT itu sendiri supaya bisa mengajarkan anak-anak menghadapi perkembangan teknologi dengan baik,” katanya.
Program “Terpujilah Guru” sendiri merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel yang bertujuan membantu para guru beradaptasi dengan transformasi digital dan perkembangan teknologi terkini.
Melalui pelatihan tersebut, Telkomsel diharapkan mampu membuka ruang bagi guru untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan kemampuan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Wali Kota Ambon juga menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk sektor swasta seperti Telkomsel.
“Di tengah tantangan saat ini, kita membutuhkan kolaborasi dan kerja bersama. Telkomsel sudah mengambil peran itu,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Ambon sekaligus memperkuat kemampuan guru menghadapi era digital dan AI yang terus berkembang.
Program ini juga menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Maluku untuk mulai beradaptasi dengan teknologi modern agar para guru dan siswa tidak tertinggal dalam perkembangan global.
Editor : Redaksi