AMBON,N25NEWS.id – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Ambon untuk mendukung program pemerintah pusat melalui percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel di Balai Kota Ambon, Jumat (24/7/2026).
Wali Kota mengungkapkan bahwa tingkat kepemilikan IKD di lingkungan Pemerintah Kota Ambon hingga kini baru mencapai sekitar 28 persen. Karena itu, seluruh ASN diwajibkan segera melakukan aktivasi sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital pelayanan publik.
“IKD sangat penting untuk mendukung digitalisasi pelayanan publik dan menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial berdasarkan data kependudukan yang akurat,” kata Wattimena.
Menurutnya, ASN harus menjadi teladan bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kependudukan berbasis digital. Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen kependudukan secara praktis melalui telepon genggam, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, hingga Kartu Identitas Anak (KIA).
Selain menyoroti percepatan aktivasi IKD, Wali Kota juga menyampaikan capaian membanggakan yang diraih Kota Ambon. Saat ini, Ambon berhasil masuk tiga besar nasional dalam Program Inklusi Keuangan.
Prestasi tersebut didukung oleh inovasi Program BETA, yang memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sekitar 25.000 pekerja rentan, di antaranya pengemudi ojek, nelayan, petani, buruh, penyapu jalan, dan pekerja sektor informal lainnya.
Melalui program tersebut, para pekerja memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun meninggal dunia. Program ini juga memberikan santunan kepada ahli waris serta bantuan pendidikan bagi anak-anak pekerja yang menjadi peserta.
Wattimena berharap seluruh ASN terus meningkatkan etos kerja, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk bersama-sama mewujudkan Ambon sebagai kota yang bersih, hijau, tertata, dan berdaya saing.
“Kota Ambon membutuhkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon untuk terus bekerja keras, menjaga lingkungan, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjadikan Ambon semakin nyaman sebagai kota yang bersih, hijau, dan asri,” tegasnya.
Percepatan penggunaan IKD diharapkan tidak hanya mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan, tetapi juga meningkatkan akurasi data pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Penulis : Kris
Editor : Redaksi