AMBON,N25NEWS.id – Tingginya intensitas penggunaan gadget tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja,namun realita yang terjadi banyak anak-anak waktu mereka terbuang hanya untuk bermain gadget dan game online bahkan tidak sedikit anak-anak yang kecanduan.
Selain itu melihat perjuangan Nicho Tulalessy dengan Amboina Ukulele Kids Community tampa Lelah mengajak anak-anak berlatih main ukulele.
Hal ini yang membuat Ketua Sanggar Amarisa,Marthen Pattileamonia tergerak hatinya lalu mengumpulkan anak-anak yang berada di lingkungannya Kopertis Kelurahan Waihoka Kecamatan Sirimau Kota Ambon dan anak-anak yang ada di Negeri Soya untuk berlatih bermain ukulele.
Kepada N25NEWS.id Ketua Sanggar Amarisa,Marthen Pattileamonia mengatakan,dengan merangkul anak-anak dalam satu kumunitas ukulele atau sanggar ukulele sekaligus, tanpa sadar telah melestarikan nilai-nilai budaya yaitu musik tradisional Ukulele.
“Selain itu kebetulan Pemerintah Kota mempunyai program atau punya kurikulum sekolah tentang musik daerah,nah dengan mereka berlatih dengan sungguh-sungguh,mereka juga bisa gabung di program Pemerintah Kota tersebut dan apa yang kami lakukan ini juga sangat membantu dan mengsukseskan program music daerah masuk sekolah ini untuk jenjang anak-anak SD- SMP,”jelas Pattileamonia.
Pattileamonia berharap,anak-anak bisa berlatih dengan sungguh-sungguh dan mengenal musik tradisional Ukulele dengan baik.
“Bukan saja kita melestarikan music tradisional Ukulele tapi jadi sarana hiburan manakalah mereka mereka di perhadapkan dengan tugas-tugas sekolah yang membuat penat,”jelas Ketua Sanggar Amarisa ini.
Untuk di ketahui saat ini anak-anak yang tergabung dalam sanggar Amarisa Ukulele ini berjumlah 50 orang (**)