Festival Budaya “Senandung Jukulele” Meriahkan Ambon, Jadi Ruang Pelestarian Musik Warisan

by -2 views
by

AMBON, N25NEWS.id  – Komunitas Ansambel Music Benteng kembali menggelar Festival Budaya “Senandung Jukulele: Merajut Melodi Warisan” yang berlangsung meriah di Gedung Taman Budaya Karang Panjang, Ambon, Rabu (13/5).

Festival budaya tahunan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath serta Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi dan komunitas seni seperti Caken Supusepa, Mrs E, Vilia Sahetapy, Sanggar Amarisa, Amboina Brass, Yopi Pariama dan lainnya.

Pembukaan festival berlangsung memukau lewat permainan saksofon duet ayah dan anak oleh Stevi Sahetapy bersama Vilia Sahetapy yang sukses menghidupkan suasana Gedung Taman Budaya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisutta menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Ambon terhadap berbagai kegiatan budaya yang digelar komunitas seni, termasuk Festival Budaya Senandung Jukulele yang di gelar Ansambel music benteng.

Menurutnya, pemerintah kota terus memberikan dukungan nyata melalui fasilitasi kegiatan-kegiatan budaya yang berkembang di Kota Ambon.

“Event-event seperti jukulele yang di gelar ansambel music benteng ini sangat didukung pemerintah kota, karena melalui kegiatan seperti ini talenta-talenta anak muda dalam memainkan jukulele bisa semakin tereksplor,” ujarnya.

Ia menilai perkembangan musik jukulele di Kota Ambon menunjukkan tren yang sangat positif dan semakin diminati masyarakat dari waktu ke waktu.
“Hari ini pemerintah daerah melihat sesuatu yang luar biasa dari perkembangan jukulele di Kota Ambon. Makin hari makin bertambah peminatnya dan ini menjadi hal yang sangat positif bagi perkembangan budaya daerah,” tambahnya.

Sementara itu, pimpinan Ansambel Music Benteng Stevi Sahetapy mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan, Dana Indonesiana, LPDP, Balai Pelestarian Nilai Budaya Maluku, Pemerintah Provinsi Maluku serta Pemerintah Kota Ambon yang telah berkolaborasi mendukung festival budaya tersebut.

Stevi mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan festival yang ke-7 dan menjadi pencapaian penting bagi komunitas yang dipimpinnya.

“Ini adalah penyelenggaraan yang ke-7 dan merupakan pencapaian yang luar biasa bagi kami. Kami akan terus berkarya demi mewujudkan Maluku Istimewa bagi anak-anak yang mencintai budaya Maluku,” ungkapnya.

Festival “Senandung Jukulele” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pelestarian budaya serta wadah lahirnya generasi muda pecinta musik tradisional di Kota Ambon.

Editor  : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *