Pelayanan Publik Dinilai Belum Optimal, Masyarakat Dorong Percepatan Pemekaran Kabupaten Talabatai

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Harapan masyarakat di wilayah Talabatai untuk memperoleh pelayanan publik yang lebih cepat, pembangunan yang lebih merata, serta pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat kembali menguat. Aspirasi pembentukan Kabupaten Talabatai dinilai bukan sekadar tuntutan administratif, tetapi menjadi kebutuhan masyarakat untuk mengatasi berbagai persoalan pelayanan dasar yang selama ini dirasakan akibat luasnya rentang kendali pemerintahan.

Perjuangan pemekaran Kabupaten Talabatai telah berlangsung selama bertahun-tahun dan terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Pembentukan daerah otonom baru diyakini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, memperluas peluang ekonomi, serta memperkuat pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.

Salah satu tokoh yang terus mendorong perjuangan tersebut, Jacob S. Wakanno, mengajak seluruh masyarakat Talabatai untuk menjaga persatuan sebagai modal utama dalam mengawal proses pemekaran.

Menurutnya, seluruh masyarakat yang berasal dari wilayah tapal batas Eai Mala, Negeri Samasuru, Uru, dan Amalatu harus mengesampingkan perbedaan serta mengedepankan kepentingan bersama demi terwujudnya Kabupaten Talabatai.

“Hanya dengan persatuan dan kebersamaan, cita-cita menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat dapat diwujudkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, momentum saat ini harus dimanfaatkan untuk menyatukan tekad seluruh masyarakat di lima kecamatan dan 22 negeri agar terus mengawal perjuangan pemekaran melalui jalur konstitusional, tertib, dan damai.

Kabupaten Talabatai yang dicita-citakan, lanjutnya, bukan hanya sebatas perubahan status wilayah, tetapi menjadi daerah yang mampu mengelola potensi pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pariwisata, dan sumber daya manusia secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terbentuknya kabupaten baru, masyarakat berharap pelayanan administrasi pemerintahan tidak lagi memerlukan waktu dan biaya yang besar, pembangunan infrastruktur dapat dipercepat, akses pendidikan dan layanan kesehatan semakin mudah dijangkau, serta investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin berkembang.

Jacob juga mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, akademisi, aparat pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam memperjuangkan pemekaran.

Menurutnya, perjuangan Kabupaten Talabatai bukan milik kelompok tertentu, melainkan aspirasi bersama seluruh masyarakat yang menginginkan masa depan daerah yang lebih maju, mandiri, adil, dan sejahtera.

“Perjuangan ini merupakan investasi bagi generasi mendatang agar anak cucu kita dapat menikmati pembangunan yang lebih merata, pelayanan publik yang lebih baik, serta kesejahteraan yang semakin meningkat,” tutupnya.

Penulis : Ogen Pesireron

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *