Bukan Sekadar Lomba, Perempuan GPM Kamarian dan Laturake Rawat Persaudaraan

by
by

SBB,N25NEWS.id – Kebersamaan tidak selalu harus dibangun melalui pertemuan formal. Bagi Wadah Pelayanan Perempuan Jemaat GPM Kamarian Sektor Partenos dan Wadah Pelayanan Perempuan Jemaat GPM Laturake, kebersamaan justru tumbuh dalam sukacita, pelayanan dan kegiatan sederhana yang melibatkan seluruh warga jemaat.

Suasana penuh keakraban itu terlihat dalam kegiatan Koinonia yang berlangsung di Jemaat GPM Laturake, Klasis Taniwel.

Kedua wadah pelayanan perempuan tersebut bertemu dan membangun kebersamaan melalui berbagai kegiatan lomba yang berlangsung meriah.

Sejumlah kegiatan seperti jalan tarompa, senam sehat dan lomba kain sarung menjadi bagian dari rangkaian kebersamaan. Meski dikemas dalam bentuk perlombaan, kegiatan tersebut tidak sekadar mengejar kemenangan.

Tawa, sorak dan dukungan warga jemaat justru menjadi warna utama dalam setiap perlombaan. Warga Jemaat GPM Laturake turut menyaksikan dan memberikan dukungan terhadap peserta dari kedua wadah pelayanan.

Bagi kedua wadah pelayanan perempuan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi sukacita dan memperkuat hubungan persaudaraan dalam tugas pelayanan gereja.

Kebersamaan antara Wadah Pelayanan Perempuan Jemaat GPM Kamarian Sektor Partenos dan Wadah Pelayanan Perempuan Jemaat GPM Laturake juga menjadi bagian dari semangat Koinonia, yakni membangun persekutuan bukan hanya melalui ibadah, tetapi juga melalui interaksi dan kepedulian antarsesama.

Semangat itu terlihat dari antusiasme peserta ketika mengikuti setiap lomba. Baik peserta dari Sektor Partenos Jemaat GPM Kamarian maupun Jemaat GPM Laturake tampil penuh semangat, sementara warga jemaat memberikan dukungan dari sisi lapangan.

Di tengah berbagai kesibukan pelayanan, ruang-ruang kebersamaan seperti ini menjadi penting untuk terus dirawat. Sebab, pelayanan bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi juga tentang menjaga hubungan, memperkuat persaudaraan dan menghadirkan sukacita bersama.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya kedua wadah pelayanan untuk terus membangun dan menjaga kebersamaan dalam kehidupan bergereja.

Penulis : Ogen Pesireron

Editor   : Redaksi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *