Jelang Pencanangan MUD,Semua Komunitas Ukulele Ikut Gladi Bersih

by
by

AMBON,N25NEWS.id-Sebelum mengikuti gladi bersih di Sport Hall Karpan Ambon,seluruh pimpinan komunitas ukulele bersama Leaders Mollucan Ukulele Leaders (MUL) mengikuti konfrensi pers yang bertempat di D’Lakker,kawasan Tanah Tinggi Kota Ambon,Sabtu (3/9/2022).

Menurut Leaders MUL,Yani Salampessy,animo masyarakat terhadap musik tradisional Ukulele sangat luar biasa,hal itu terlihat dari banyaknya dukungan.Bqhkan dari Pemprov Maluku,Pemkot Ambon dan pemerintah kabupaten/kota,serta semua stekholder,TNI-Polri dan pemerhati musik ukulele,semuanya sangat merespon baik kegiatan yang dimaksud.

“Pada acara besok kita akan melibatkan 1.500 peserta yang sudah melaporkan diri dan Insyaallah besok kita akan canangkan acara pencanangan secara bersama,”ungkap Yani Salampessy.

Selain itu,acara Pencangan tersebut dalam pembacaan doa akan dipimpin oleh Ketua Sinode GPM,Ketua MUI Maluku dan Keuskupan Amboina.

“Pada cara pencanangan itu,kita juga tetap memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kami telah merumuskan ukulele sebaik mungkin,sebab dengan ukulele kami bisa memberikan pesan kasih dan pesan  perdamaian di Maluku dan diseluru Indonesia bahkan dunia ,”ujar Salampessy.

Lebih dalam Salampessy tegas mengatakan ukulele tidak di konotasikan hanya satu komunitas atau golongan serta agama itu tidak berlaku di ukulele.Disini semua fokus untuk mengimplementasikan proses perdamaian, kerukunan lewat musik ukulele.

“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada Bung Ridho Slank terkait bantuan 90 buah ukulele yang di datangkan langsung dari Amerika Serikat,yang nanti kita bagikan kepada para pemain ukulele yang sudah mahir pada tiap-tiap komunitas,”paparnya.

Dikesempatan yang sama Sekretaris 3 IKEMAL Pusat Tanah Papua,Risat Tatuhey mengatakan pembentukan komunitas ukulele di Jayapura setidaknya dapat mengembangkan budaya Maluku,walaupun di tanah rantau.

“Saya atas nama pengurus IKEMAL Pusat Tanah Papua menyampaikan terima kasih kepada pihak Mollucan Ukulele Leaders yang telah mengundang pada acara pencanangan Mollucan Ukulele Day,”kata Risat Tatuhey.

Adapun, Edward Hehareuw,yang merupakan Ketua Komunitas Ukulele Cilik IKEMAL Jayapura menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah mengundang Komunitas Ukulele Cilik,dimana hal ini menjadi satu motivasi untuk komunitas ini terus berkembang.

“Tujuan utama dibentuknya Komunitas Ukulele Cilik IKEMAL Jayapura yaitu melayani Tuhan dan mengurangi jam bermain anak dan puji Tuhan personil kami berjumlah 35 orang dan akan bertambah di tahun sekitar 50 orang,”jelasnya.

Diakuinya walaupun komunitasnya baru 4 bulan dibentuk,namun komunitas ini sudah mengikuti ivent-ivent,baik daerah maupun nasional.Dimana lagu yang dibawakan itu adalah Indonesia tanah air Beta dan Rayuan Pulau Kelapa.

“Dengan acara Pencangan ini MUD kami senang bisa berbagai pengalaman dan syering bersama serta bisa saling mengenal,”ujarnya.

Sementara itu, Founder TIBE ONE Ukulele Maluku Tenggara,Ceci Manufury menyampaikan terima kasih kepada Bupati Malra yang telah mensuport komunitas TIBE ONE Ukulele Malra mengikuti acara MUD.

“Terkait cikal bakal komunitas kami itu tidak terlepas dari campur tangan AUKC,Bung Nicho Tulalessy dan Bung Rio,serta keluarga besar Amboina Ukulele Kids Community,”terangnya.

Untuk diketahui jumlah personil TIBE ONE Ukulele Malra sebanyak 21 orang,namun akan menghadiri pencanangan MUD hanya 13 yang terdiri dari pelatih dan pembina.

“Kami akan mengambil bagian dalam bermain ukulele bersama 100 lebih komunitas Ukulele di Maluku dan kami juga akan memberikan 1 tampilan yang spesial dengan membawakan lagu medley Hio-Hio dan Arwan Sir-Sir lagu asal Kei,”pungkasnya.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor     : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *