AMBON,N25NEWS.id-Pelari Ultra Marathon dunia dan master asal Kota Ambon Provinsi Maluku, Matheos Berhitu kembali mengharumkan nama bumi raja-raja Provinsi Maluku tercinta pada ajang kejuaraan Asia Sabah Masters Atletics Open Championship (SAMOC) 2026 yang berlangsung di Kinabalu Malaysia 12-14 Juni 2026.
Dengan meraih medali emas atau finis pada posisi pertama dengan catatan waktu 27 menit, 08 detik dan di susul oleh tuan rumah Halid Bin Nurmin.
Menariknya, pada kejuaraan Asia SAMOC 2026 ini Matheos Berhitu tidak turun di nomor yang pernah diikuti pada tahun 2025 lalu, tetapi mengikuti nomor jalan cepat 5.000 meter dan pada nomor ini hanya dua peserta berhasil memasuki finis dengan peserta 14 orang yang berasal dari 8 negara di Asia.
Namun kabar tidak menyenangkan datang dari Malaysia,dimana pelari master tersebut harus menanggung seluruh biaya secara pribadi, tanpa bantuan sedikitpun dari pemerintah daerah Provinsi Maluku maupun Kota Ambon.
Bahkan di kabarkan Matheos Berhitu sementara berkomunikasi dengan keluarga, maupun teman-teman untuk menanggung biaya kepulangannya dari Malaysia.
Berhitu ketika di konfirmasi langsung dari Malaysia mengatakan, keberangkatan dirinya untuk mengikuti SAMOC 2026 ini merupakan kehormatan tersendiri bagi dia, dan menghormati undangan panitia penyelenggara di sebabkan satu satu dari Indonesia yang di undang pada ajang tersebut, walaupun dengan resiko memakai dana pribadi
Tetapi di balik kurang pedulinya pemerintah daerah, Matheos tetap bersyukur dengan hasil terbaik yang telah dicapainya.
Berhitu juga sangat bersyukur masih di perhatikan oleh orang-orang yang peduli dengan olahraga terutama pimpinan konsulat Jenderal RI (KJRI) di Malaysia, Noorman Effendi bersama Jhon Al Alfqir selaku orang nomor dua di KJRI kinabalu Malaysia.
Yang selama mengikuti lomba atau bertanding selalu di dampingi Tutupnya.(**)