AMBON, N25NEWS.id-Di tengah derasnya arus modernisasi dan tantangan sosial yang semakin kompleks, Pemerintah Kota Ambon menaruh harapan besar kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) untuk menjadi garda terdepan dalam membangun karakter dan memperkuat spiritualitas generasi muda.
Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat melantik Pengurus LPTQ Kota Ambon Masa Bakti 2026–2031 di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Senin (15/6/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan sebuah daerah tidak cukup hanya diukur dari megahnya infrastruktur atau pesatnya pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kemajuan kota juga harus dibarengi dengan pembangunan karakter, mental, dan spiritual masyarakat sebagai pondasi utama kehidupan sosial yang kuat.
“Kita menaruh harapan besar kepada seluruh pengurus LPTQ yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan dalam upaya bersama membangun Kota Ambon yang kita cintai.
Pembangunan yang dilakukan tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga pembangunan karakter, mental, dan spiritual masyarakat,”tegasnya.
Wattimena menilai bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin berat.
Perkembangan teknologi, pengaruh media sosial, hingga berbagai persoalan sosial menuntut adanya penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai benteng moral.
Karena itu, LPTQ diharapkan tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan kegiatan tilawah Al-Qur’an, tetapi juga menjadi motor pembinaan yang mampu melahirkan generasi muda Islam yang memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, penguatan spiritualitas umat beragama merupakan bagian penting dari strategi Pemerintah Kota Ambon dalam menjaga ketahanan sosial dan memperkokoh kehidupan masyarakat yang harmonis.
Dalam arahannya, Wali Kota menitipkan tiga agenda utama kepada kepengurusan LPTQ yang baru.
Pertama, memperkuat konsolidasi internal organisasi agar mampu bekerja secara solid dan terarah.
Kedua, meningkatkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan dan merata di seluruh kecamatan di Kota Ambon sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ketiga, menjaga dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta kerukunan yang selama ini menjadi identitas dan kekuatan utama Kota Ambon.
“Kita berharap LPTQ mampu membangun ketangguhan spiritual generasi muda di Kota Ambon sehingga menjadi benteng moral yang kuat dan tangguh. Pemerintah Kota Ambon siap mendukung penuh setiap program dan langkah yang dijalankan LPTQ ke depan,” ujar Wattimena.
Pelantikan pengurus LPTQ periode 2026–2031 ini dinilai bukan sekadar agenda seremonial, melainkan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang berakhlak, berkarakter, dan memiliki ketahanan moral yang kuat.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Ambon menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPTQ periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membangun kolaborasi yang kuat bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Ambon yang maju, harmonis, dan berkarakter.
“Membangun kota bukan hanya membangun gedung dan jalan, tetapi juga membangun manusia yang beriman, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” menjadi pesan kuat yang mengemuka dalam pelantikan tersebut.(**)