Dua Tahun Tertunda Akibat Covid-19,Lomba Gerak Jalan Indah di Jemaat GPM Poka Kembali Digelar

by
by

AMBON,N25NEWS.id-Lomba Gerak Jalan Indah dalam rangka memperingati HUT Ke-87 Gereja Protestan Maluku (GPM), kembali digelar oleh Jemaat GPM Poka,setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19,sehingga semua aktivitas jemaat Poka hanya dilakukan di rumah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia Lomba Jemaat GPM Poka,Vera Pattinasarani kepada N25NEWS.id,saat ditemui disela-sela kegiatan lomba gerak jalan indah,Sabtu (3/9).

Lebih lanjut,kata Vera Pattinasarani,tujuan digelarnya berbagai rangkaian mata lomba di Jemaat GPM Poka, untuk membangun kembali kebersamaan pelayanan jemaat dan kreativitas jemaat GPM Poka.

“Kebersamaan kami di Jemaat GPM Poka ini,bukan hanya muncul karena ada rangkaian mata lomba,tetapi kebersamaan pada meja makan Patita memiliki tujuan untuk betul-betul membangun kebersamaan dan persekutuan dalam Jemaat GPM Poka,”ujar Vera Pattinasarani.

Adapun,lomba gerak jalan indah tersebut diikuti oleh 27 peserta dari semua sektor,unit pelayanan dan angkatan muda.Dimana peserta mengambil start di depan Gereja Bethesda Poka,dengan rute memutar Negeri Rumah Tiga dan kembali finis di depan Gereja Bethesda Poka.

“Kami panitia juga melihat bahwa lomba gerak jalan indah ini sangat di respon baik oleh masyarakat Poka.Dan hal ini sangat luar biasa karena bukan saja anak-anak,remaja,pemuda,namun orang tua yang sudah berumur 60 tahun keatas juga ikut meramaikan dan ikut berbaris sampai finis dengan tidak kurang satu apapun,”tutur Vera Pattinasarani.

Sementara itu,terkait dengan penilaian,Vera Pattinasarani menjelaskan bahwa lomba gerak jalan indah tersebut yang dinilai hanya berbaris indahnya,tidak ada penambahan gerakan-gerakan lainnya seperti dance atau istilah orang Ambon bongkar barisan atau Empang Barisan.

“Jadi kami nilai mulai dari langkah tegapnya dari strat-finis tetap baris indah.Tidak ada namnya variasi barisan atau kita orang Ambon bilang Empang Barisan atau yang sekarang lagi viral tik tok lagu Bento,sebab gerakan-gerakan itu semua tidak masuk kriteria,”jelas Vera Pattinasarani.

Ditambahkannya lagi,lomba gerak jalan indah ini panitia juga siapkan tim kesehatan yang didukung oleh Puskesmas Rumah Tiga.Dimana, mobil Ambulance stand by siap melayani peserta yang sakit.

Selain tim kesehatan,panitia juga melibatkan keamanan yakni dari Polsek Teluk Ambon dan pihak Perhubungan Kota Ambon,untuk mengatur dan merekayasa jalur jalur untuk kendaraan.

Lebih lanjut Vera Pattinasarani juga menambahkan,kegiatan ini merupakan rangkaian mata lomba yang akan di lombakan pada esok harinya yakni,lomba bertutur dalam bahasa Inggris dan fashion show atau peragaan busana.

Lomba bertutur dalam bahasa Inggris untuk anak-anak usia 13-15 tahun.Selain itu,lomba ini digelar untuk anak-anak mempunyai kreasi dalam bahasa Inggris serta muncul bibit-bibit baru generasi gereja masa depan.

“Untuk itu,saya berharap kegiatan fashion show dengan pakaian etnik Maluku Tengah yang diikuti oleh anak-anak dan orang dewasa harus menyiapkan sinopsis agar mereka mengerti mengenai etnik busana apa yang mereka pakai,”tandasnya.

Reporter : Aris Wuarbanaran

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *