Polisi Padamkan Kebakaran Lahan HGU PT SDW di Siatele, Dugaan Pembakaran OTK Diselidiki

by
by

MASOHI, N25NEWS.id – Dugaan pembakaran lahan kembali menjadi ancaman bagi kawasan perkebunan di Kabupaten Maluku Tengah. Kebakaran yang terjadi di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sumber Daya Wahana (SDW) di Zona 11B, Negeri Siatele, Kecamatan Seram Utara, berhasil dipadamkan setelah aparat kepolisian bersama pihak perusahaan bergerak cepat ke lokasi, Rabu (5/8/2026).

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 16.22 WIT itu diduga dipicu oleh aksi orang tidak dikenal (OTK). Api sempat mengancam meluas ke areal perkebunan kakao milik PT SDW sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Kapolsek Wahai, Fahrul Sabban, S.HI., M.H., memimpin langsung operasi pemadaman yang melibatkan personel Polsek Wahai, manajemen perusahaan, serta sekitar 20 karyawan PT SDW. Upaya tersebut turut didukung armada tangki air dan peralatan manual.

Turut berada di lokasi antara lain General Manager PT SDW Manicam, HRD PT SDW Bayu Wibisono Soekandar, Kanit Intelkam Polsek Wahai Ipda Dzulyasin, Kasium Polsek Wahai Aiptu P. Risamasu, dan Bhabinkamtibmas Desa Pasahari Brigpol H.P. Simbolon.

Informasi awal mengenai kebakaran diterima dari HRD PT SDW, Bayu Wibisono Soekandar, yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Wahai.

Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek bersama personel langsung menuju lokasi untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke kawasan perkebunan kakao yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar.

“Kami langsung mengerahkan personel ke lokasi bersama pihak perusahaan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke areal perkebunan kakao. Setelah api berhasil dikuasai, anggota melakukan sterilisasi lokasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” kata Fahrul.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan satu unit mobil truk tangki air, satu unit kendaraan jonder tangki air, selang air, serta berbagai peralatan manual hingga api berhasil dipadamkan.

Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang diduga sengaja dilakukan oleh OTK. Sejumlah langkah penyelidikan, termasuk olah TKP dan pengumpulan keterangan, terus dilakukan untuk mengungkap pelaku.

Selain itu, personel Polsek Wahai bersama Bhabinkamtibmas dan petugas keamanan PT SDW meningkatkan patroli di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada titik api baru maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas serta dapat berujung pada proses hukum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran lahan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, personel Bhabinkamtibmas bersama petugas keamanan PT SDW masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan dan memastikan kondisi bekas kebakaran benar-benar aman.

Penulis :Ogen Pesireron

Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *