SAUMLAKI,N25NEWS.id-SKK Migas bersama INPEX, Penyelenggara Acara dan Pengangkut Udara melakukan pemantauan langsung kesiapan dukungan logistik kegiatan peletakan batu pertama Blok Masela pada 5 Juli 2026 di Terminal Kargo Bandara Soekarno‑Hatta.
Total kebutuhan perlengkapan mencapai 93 ton, yang dikembangkan dari rencana awal 18 ton menjadi 75 ton tambahan, sehingga dibagi dikirim lewat jalur laut dan udara menuju Saumlaki.
Melalui jalur laut, dua kapal utama diperkirakan tiba tanggal 8 Juli: KM Mitra Nusantara membawa 18 ton dan Kapal Mano 02 membawa 10 ton. Muatan meliputi pembangkit listrik, lantai, karpet, kursi tamu kehormatan, meja, pendingin ruangan dan pesawat televisi. Sedangkan Kapal Detroit Mas dijadwalkan tiba lebih awal, yaitu tanggal 7 Juli, mengangkut kendaraan dan perlengkapan sanitasi.
Sementara jalur udara dilayani pesawat Boeing 737‑300F milik Rimbun Air. Pengiriman tahap pertama berlangsung tanggal 6 Juli seberat hampir 15 ton, disusul tahap kedua tanggal 7 Juli sekitar 15,1 ton. Muatan berupa rangka tenda, perlengkapan penunjang, perabot, peralatan listrik dan hiasan. Masih ada sisa sekitar 35 ton yang sedang diatur pengirimannya agar selesai paling lambat tanggal 9 Juli.
Sebagai prioritas utama, pemasangan rangka tenda pusat kegiatan direncanakan dimulai tanggal 8 Juli dan berlangsung selama empat hari.
Di lokasi keberangkatan, awak pesawat, izin terbang serta peralatan pemuatan sudah siap lengkap, bahkan pesawat cadangan pun disiapkan. Di Bandara Saumlaki telah disiapkan alat angkut, tenaga kerja dan kendaraan bongkar muat, namun menjadi perhatian khusus keterbatasan waktu penanganan hanya sekitar lima jam setiap kali pesawat mendarat.
Seluruh pihak berkomitmen memantau ketat setiap tahapan mulai penerimaan hingga pembongkaran barang, serta menyelaraskan kedatangan perlengkapan dengan kemajuan pembersihan lokasi acara agar segala hal berjalan tepat jadwal.(JM)