Nicho Tulalessy: HUT MJD I Sejarah Bagi Perkembangan Musik Tradisional Jukulele Di Maluku

by -33 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Pasca digelarnya HUT Mollucan Jukulele Day I (MJD) pada Senin 4 September 2023 oleh Mollucan Jukulele Leaders (MJL),tentu momen ini merupakan sejarah baru bagi provinsi Maluku, terkhusus bagi perkembangan musik tradisional Jukulele.

Demikian hal ini dikatakan Ketua Mollucan Jukulele Leaders, Nicho Tulalessy kepada N25NEWS, Rabu (6/9).

Lebih lanjut Nicho Tulalessy menyebut HUT Mollucan Jukulele Day I itulah,maka MJL telah menetapkan Provinsi Maluku sebagai provinsi musik Jukulele di Indonesia.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena momen HUT MJD I itu hadir forkopimda Maluku dan anak-anak komunitas Jukulele dari berbagai daerah dan tentunya ini mimpi kami sejak dari tahun 2019,dimana ketika kami mulai dengan komunitas Jukulele yang kecil yakni,Amboina Jukulele Kids Community (AUKC) di Amahusu,”tutur Nicho Tulalessy.

Dia juga mengakui,penetapan Maluku sebagai provinsi Jukulele,bukan karena kuat dan hebatnya MJL,namun kerja keras dari semua pihak baik, pemerintah daerah,komunitas dan yang paling utama adalah support dari pada orang tua yang berjuang dalam segala hal,terutama membeli Jukulele sehingga anak-anak bisa sebanyak kemarin (pada HUT MJD I 5017) orang yang hadir.

“Kami berharap tahun-tahun yang akan datang,kami bisa mencapai 10.000,sehingga patahkan rekor (Guinness World Records) yang dipegang China (8000),”ujar Nicho Tulalessy.

Selain itu,Nicho Tulalessy juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung,baik itu, perusahaan maupun masyarakat sehingga acara sebesar kemarin bisa berjalan.

Dikatakannya,kegiatan kemarin memang ada sedikit riuk-riuk kecil,tetapi hal itu tidak menjadi kendala bagi MJL,bahkan MJL tetap semangat.”Setelah ini kita akan buat evaluasi dan melaksanakan agenda lainnya seperti di bulan Oktober, kita sudah ada planing untuk menggelar festival pada salah satu pulau,baik antar kecamatan atau gabungan beberapa desa,”paparnya.

“Jadi agenda kami diatas tentu butuh dukungan dari masyarakat, maupun orang Maluku di seluruh dunia dan kami,butuh dukungan bukan hanya doa,tetapi support dalam hal material atau Jukulele buat anak-anak yang kurang mampu itu akan lebih baik lagi,”tambahnya.

Adapun,semangat yang MJL sudah kerjakan pada HUT MJD I akan terus dilakukan sehingga musik Jukulele akan mewarnai kehidupan semua anak-anak di Maluku dari gedget dan yang paling utama MJL akan memperkuat para pelatih Jukulele untuk membentuk karakter anak-anak,sehingga lewat musik Jukulele terbentuk masa depan anak-anak Maluku yang hebat.

“Jadi mungkin juga kita siapkan anak-anak untuk jujur, juga sebagai pemerhati terhadap lingkungan alam.Dan butuh mereka berpikir lebih luas, untuk mempertahankan budaya kita,”tandasnya.

Sementara itu,Rio Efruan mewakili panitia HUT Mollucan Jukulele Day I menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang sudah boleh berpartisipasi dalam HUT Mollucan Jukulele Day I.Dirinya bersyukur walaupun dalam kekurangan dalam panitia tetapi acara besar ini sudah berjalan sampai selesai.

“Untuk itu saya sangat bangga untuk basudara samua yang yang sudah berpartisipasi, walaupun datang dari jauh,namun penuh semangat sampai ke Kota Ambon,”ucapnya.

Dikatakannya lagi,giat ini sebagai batu loncatan bagi panitia maupun MJL agar kedepannya kegiatan akan diatur dengan baik.Sehinggabtentu Jukulele akan terus berkembang di Tanah Maluku tercinta,dimana Jukulele menyatukan semua,Yakni Jukulele Menebar Cinta Dari Kepulauan Maluku Untuk Dunia.

“Saya berharap tujuan kita jelas yakni bentuk anak-anak Maluku bisa jago bermain musik dan jangan sampai ketergantungan terhadap gedget,”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *