AMBON,N25SPORT.id-Atlet asal Kota Ambon,yang bertanding pada nomor 100 meter putra kejuraan sSabah Masters Athletics Open Campionship (SAMOC) 2025 harus puas menduduki peringkat ke-4 pada pertandingan final akibat mengalami cedera hamstring.
Pada pertandigan final di nomor 100 meter putra kategori 50-54 tahun, Berhitu finis dengan catatan waktu terbaik 13.23, beda tipis dengan juara ke-3 atlet dari Filipina dengan waktu terbaik 13.22.
Juara 2 tuan rumah Malaysia dengan waktu terbaik 13.20, serta yang menjadi juara pada nomor 100 meter peserta tuan rumah juga dengan catatan waktu terbaik 12.59.Serta yang berada di bawah dirinya yaitu finis ke-5 dengan waktu terbaik 14.01dari Singapura.
Matheos ketika dihubungi mengatakan, dirinya sebenarnya punya peluang untuk bisa menjuarai kejuraan tersebut, namun sementara berlari mengalami cedera hamstring.
Sehingga tidak bisa dapat memacu kecepatan dengan baik, pada hal pertandingan sebelumnya Berhitu finis pertama dengan catatan waktu terbaik 12.9 dan 12.14.
Namun, Matheos masih akan tetap berjuang pada pertandingan besok di nomor 200 meter walaupun dirinya telah di ingatkan oleh ibu Machdaniar Nisfah, pelaksana fungsi penerangan dan sosial budaya KJRI Kota Kinabalu untuk segera memilih mundur atau tidak lagi melanjutkan pertandingan.
Terkait dengan Pertandingan besok di nomor 200 meter, Berhitu masih memikirkannya apakah bisa melanjutkan pertandingan pada besok atau tidak lagi, tergantung malam ini.
“Untuk pertandingan besok pada nomor 200,saya masih memikirkannya,apa bisa lanjut atau tidak,”pungkasnya.(**)