IAKN Ambon Bersama LMKN Serta LMK PROINTIM Menggelar Seminar Musik Dan Royalti

by -5 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Guna meningkatkan pemahaman,khususnya pelaku musik dan mahasiswa musik maka, Institut Agama Kristen Negeri Ambon (IAKN) bersama Lembaga Manajemen Kreatif Nasional (LMKN) dan Lembaga Manajemen Kolektif Penyanyi Indonesia Timur (LMK PROINTIM) mengadakan Seminar Musik dan Royalti.

Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kampus IAKN Ambon,Selasa (22/7/2025).

Hal ini dilakukan mengingat,pentingnya perlindungn kekayan hak intelektual terutama dalam hak cipta dan royalti musik dalam era saat ini ,industri musik semakin luas ,namun pemahaman tentang royalti masih minim.

Selain itu, memberikan edukasi sekaligus mendorong kesadaran akan pengelolaan hak ekonomi atas karya musik,melalui lembaga manjemen kolektif, dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam tentang hak cipta dan royalti musik.

Juga mendorong industri lokal mendaftarkan karyanya secara resmi, membangun jejaring LMKN dan IAKN sebagai mitra dalam pengembangan bidang musik dan kekayaan intelektual.

Seminar ini bertemakan “Musik dan Royalti”.

Rektor IAKN Ambon Prof Dr Yance Rumahuru mengatakan,kegiatan ini dapat menjadi awal sinergi dengan Pemda, stekholder musik, masyarakat pecinta musik di Maluku dan Kota Ambon.

“Kita memikirkan langkah-langkah strategis yang baik, yang akan dilakukan sehingga ,tidak ada kriminalisasi satu dengan yang lain,” katanya.

Sementara itu, Pemkot Ambon mengapresiasi kegiatan seminar ini.

“Seminar ini bukan hanya memberikan edukasi,tapi juga memotivasi agar kita
melindungi karya dan mendapatkan penghargaan yang layak atas hasil kreativitas ,” ungkap Wali Kota Ambon dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra,Selly Kalahatu.

Dirinya berharap,seminar ini juga dapat memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya hak cipta dan royalti bagi para pelaku Seni.

Ditempat yang sama,Gubernur Maluku yang diwakili oleh Asisten 1 Setda Maluku Bidang Pemerintahan dan Kesra ,Dr Djalaludin Salampessy, sekaligus membuka acara ini, menyampaikan hal yang sama dan berharap lewat kegiatan ini melahirkan rekomendasi konkrit serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan tatakelola royalti yang diketahui di daerah ini.

“Mari kita sama-sama menciptakan ekosistem musik yang menjamin dan berkelanjutan dan setiap seniman mendapatkan haknya,” tukasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber seperti, Ronny Loppies (Direktur Ambon Music Office) Jhony W Maukar (Waketum PAPPRI), Dharma Oratmangun (Ketua LMKN),Hendry Noya (Ketua LMK PROINTIM),Jeremias Van Harling (Akademisi IAKN).(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *