Terpilih Sebagai Ketua PASI Maluku, Levi Tekankan Pembinaan Atlet Muda dan Penguatan SDM

by -0 views
by

AMBON MalukuSport – Levi Kariu menegaskan komitmennya untuk membenahi organisasi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ( PASI) Provinsi Maluku serta memperkuat pembinaan atlet menghadapi berbagai agenda nasional kedepan.

Hal itu disampaikan Levi usai ditetapkan sebagai Ketua Umum PASI Maluku dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) XI PASI Maluku yang berlangsung di Hotel Pasifik kota Ambon, Sabtu (9/5).

Levi mengaku, langkah awal yang akan dilakukan yakni memperkuat fondasi organisasi agar seluruh program pembinaan dapat berjalan maksimal.

“Oleh itu, dari langkah awal yang diberikan kepercayaan oleh kawan-kawan semua, itu menjadi langkah pertama yang harus kita kerjakan bersama,” kata Levi.

Menurutnya, PASI Maluku saat ini dihadapkan dengan sejumlah agenda penting, termasuk persiapan menghadapi event nasional pada 2028 mendatang di Nusa Tenggara Timur dan Jakarta.

“Ada beberapa tahapan yang akan kita hadapi, khususnya event 2028 di NTT dan Jakarta. Karena itu kita harus mulai mempersiapkan atlet dari sekarang,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran maupun fasilitas tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun prestasi atletik Maluku.

“Kita harus memanfaatkan apa yang ada sekarang. Stok dan kemampuan kita memang terbatas, tapi itu tidak berarti kita tidak bisa memaksimalkan potensi yang ada,” tegasnya.

Levi juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia muda dan pengembangan pelatih maupun lapisan kepemimpinan organisasi hingga kabupaten/kota.

“Yang paling utama itu pengembangan pembinaan dan lapisan kedua di daerah. Jadi pembinaan atlet harus berjalan terus,” katanya.

Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pelatih dan perangkat pertandingan yang memiliki lisensi resmi.

“Berapa pelatih di Maluku yang sudah punya lisensi, itu juga harus menjadi perhatian. Karena kalau kita mau maju, kualitas SDM olahraga juga harus diperkuat,” tandasnya.

Levi mengakui, dunia olahraga sering dihadapkan pada keterbatasan sponsor maupun dukungan anggaran. Namun menurutnya, pengurus olahraga harus tetap total dalam bekerja demi kemajuan atlet dan organisasi.

“Jadi pengurus olahraga itu harus total. Kalau mau membangun olahraga, harus kerja serius dan punya komitmen,” ucapnya.

Editor : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *