SMP Negeri 18 Ambon Gandeng TP PKK Kota Ambon Edukasi Pola Asuh Positif, Perkuat Perlindungan Siswa dari Kekerasan

by
by

AMBON,N25NEWS.id- Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari kekerasan terus diperkuat. SMP Negeri 18 Ambon menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK Kota Ambon menggelar sosialisasi pola asuh anak serta pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebagai langkah membangun sinergi antara sekolah dan keluarga dalam melindungi peserta didik.

Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, bersama jajaran TP PKK, orang tua siswa, guru, dan peserta didik itu menjadi ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Kepala SMP Negeri 18 Ambon, Elmy G.H. Samallo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kota Ambon beserta rombongan yang telah hadir memberikan edukasi kepada warga sekolah.

“Kami mewakili keluarga besar SMP Negeri 18 Ambon mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Lisa Wattimena selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon beserta rombongan atas kehadiran dalam kegiatan sosialisasi pola asuh anak dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Elmy menjelaskan, kegiatan tersebut sempat beberapa kali mengalami penundaan. Awalnya dijadwalkan pada semester sebelumnya, kemudian direncanakan bersamaan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Namun, karena penyesuaian agenda, kegiatan baru dapat terlaksana saat ini.

Menurutnya, sosialisasi tersebut memiliki makna yang istimewa karena berlangsung setelah keluarga besar SMP Negeri 18 Ambon memperingati Hari Ulang Tahun ke-29 sekolah pada 20 Juli lalu.

“Kami percaya semua ini ada dalam rencana Tuhan. Kehadiran Ibu Lisa bersama Tim Penggerak PKK Kota Ambon menjadi berkat bagi kami karena akan memberikan materi yang sangat penting bagi para orang tua maupun peserta didik,” katanya.

Elmy menegaskan, pola asuh yang positif di rumah akan berdampak langsung terhadap pembentukan karakter, kesehatan mental, serta prestasi belajar siswa di sekolah. Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua mengikuti materi dengan serius agar mampu membangun komunikasi yang hangat dengan anak sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, maupun psikologis.

“Kami berharap seluruh orang tua dan peserta didik memberikan perhatian penuh terhadap materi yang disampaikan. Pola asuh yang baik merupakan bagian penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak kita,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 18 Ambon berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Edukasi tentang pola asuh dan pencegahan kekerasan juga diharapkan mendorong siswa berani berbicara apabila mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan, sehingga setiap anak dapat belajar dengan rasa aman, nyaman, dan terlindungi.

Jika tersedia, berita ini akan semakin lengkap dengan menambahkan kutipan langsung dari Lisa Wattimena mengenai peran orang tua dalam pengasuhan serta komitmen TP PKK Kota Ambon dalam perlindungan anak.

Penulis : Fal
Editor   : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *