Rapat Dengar Pendapat Pasar Mardika Nyaris Ricu

by -5 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Rapat dengar pendapat terhadap keberadaan lapak di Terminal Mardika yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Provinsi Maluku nyaris ricuh.Paska Ketua Komisi III DPRD Maluku,Richard Rahakbauw mengeluarkan Ketua Asosiasi Sopir Angkot Ambon (ASKA), Paulus Nikijukuw dari ruang rapat, Selasa,(14/3)

Aksi pengeluaran paksa Ketua ASKA, terjadi
beberapa menit setelah rapat dimulai sekitar pukul 14.39 WIT.

Ketua ASKA ditarik keluar paksa dari ruang rapat yang dipimpin Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun,
disertai nada keras oleh
Richard Rahakbauw yang juga ikut mendorong keluar Ketua ASKA.

“Pengamanan Dalam (Pamdal Sekretariat DPRD) mana kasih keluar dia,”ucap Richard Rahakbauw.

Mendengar perintah, sekejab para Pamdal langsung mengamankan Ketua dari lantai II DPRD menuju lantai bawa, sambil mengamankan situasi yang sempat ricuh di kantor dewan Karang Panjang.

Tidak terima dikeluarkan, Nikijukuw mempertanyakan alasan kenapa dirinya dikeluarkan, sebab bicara Terminal Mardika, ASKA juga turut berperan didalamnya.

“Jadi wakil rakyat tidak sepantasnya gitu asal usir, apa lagi suara besar kaya gitu,”ucap Nikijuluw dengan lantang.

Kondisi bisa mulai redah setelah, penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, keluar ruang rapat dan turun untuk menenangkan situasi dan memastikan akan menyampaikan aspirasi dari ASKA.

“Percayakan ke saya, semua bisa diatur, bu tenang saja, tidak usa ribut, percayakan ke saya,”yakin Bodewin kepada Nikijuluw cs.

Informasi yang berhasil dihimpun, pasca dikeluarkan, Nikijuluw lantaran tidak mendapat undangan rapat.

Ironisnya malah yang diundang anggota ASKA, sehingga, Nikijuluw menilai kalau yang diundang bagian dari anggota yang pro terhadap pembangunan Lapak.

Itu karena, ASKA menolak adanya pembangunan kembali lapak didalam terminal, yang diperuntukan bagi angkot.

Sementara dalam undangan rapat menghadirkan, Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika (APMA), Alham Valeo, PT Bumi Perkasa Timur (BPT), Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dan juga dari Pemerintah Provinsi Maluku yang digelar Komisi III DPRD Maluku.

Bukan hanya Ketua ASKA, para awak media juga diperkenangkan mengikuti jalannya rapat yang dijaga ketat para Pamdal.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *