AMBON,N25NEWS.id-Iven bulanan dari Mollucan Jukulele Leaders (MJL), yang didukung oleh Becraff dan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku yang bertajuk “Manise Badendang Jukulele”,tentu memberikan dampak positif.Paslanya, banyak anak-anak muda akan membangun kreativitasnya.
Demikian hal ini dikatakan koordinator MJL, Nicho Tulalessy kepada N25NEWS.id,pada sela-sela konser tersebut di Gong Perdamaian Kota Ambon,Minggu (4/3/2023).
Lebih lanjut,Nicho Tulalessy mengatakan,konser Manise Badendang Jukulele dengan melibatkan 20 komunitas atau group Jukulele di Kota Ambon,tentu membuktikan bahwa,kota Ambon yang ditetapkan sebagai kota musik dunia,atau Ambon City of Music itu ada warna.
“Tentu kita tidak bisa berjalan sendiri,kita butuh dukungan dari pemerintah,dan tentu kami menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan kepala-kepala sekolah,serta khususnya buat dinas pariwisata yang telah mensuport kami,”tandasnya.
Dikesempatan yang sama,Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku,mengatakan bahwa kegiatan Manise Badendang Jukulele,telah memberikan peluang berkreasi kepada generasi muda.Dimana,ruang yang diberikan sebagai sarana kreativitas.
“Saya ingin,kedepannya alat musik tradisional Jukulele ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Ambon,”paparnya.
Sementara itu,salah satu wisata yang diketahui bernama Mount asal Canada mengatakan,Iven yang Iven ini sangat bagus,bagi perkembangan otak anak serta percaya diri.
“Untuk itu,saya berharap Iven dari MJL ini terus dilakukan dan karena Kren (bagus) bagus bagi anak-anak,”pungkasnya.