SAUMLAKI,N25NEWS.id-N25NEWS.id-Ketua Pemuda Desa Lermatang, Welem Manuri, menegaskan bahwa masyarakat dan pemuda Desa Lermatang mendukung setiap program pembangunan yang dinilai mampu membawa manfaat nyata bagi warga.
Namun, ia mempertanyakan munculnya sejumlah aksi yang mengatasnamakan masyarakat Desa Lermatang tanpa adanya koordinasi maupun pemberitahuan resmi kepada pemerintah desa dan warga setempat.
Welem menilai, setiap pihak yang membawa nama Desa Lermatang dalam sebuah aksi atau penyampaian aspirasi seharusnya terlebih dahulu berkomunikasi secara terbuka dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga yang benar-benar berasal dari Desa Lermatang.
“Di balik dukungan masyarakat terhadap pembangunan, masih ada aksi-aksi yang mengatasnamakan Desa Lermatang. Kami sendiri tidak mengetahui hal tersebut. Kalau memang aksi itu dilakukan untuk dan atas nama desa kami, mengapa pemerintah desa tidak pernah menerima surat atau pemberitahuan? Ada apa sebenarnya di balik kegiatan-kegiatan itu?” tegas Welem.
Menurutnya, aspirasi masyarakat merupakan hal yang sah dalam negara demokrasi. Namun, penyampaian aspirasi harus dilakukan secara transparan, bertanggung jawab, dan tidak menggunakan nama masyarakat tanpa persetujuan maupun pengetahuan warga yang bersangkutan.
Ia mengingatkan bahwa tindakan mengatasnamakan desa tanpa koordinasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, memecah persatuan warga, hingga menciptakan persepsi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di Desa Lermatang.
“Kami ingin semua aspirasi disampaikan secara terbuka. Jangan sampai ada pihak tertentu membawa nama masyarakat Desa Lermatang, tetapi masyarakat dan pemerintah desa justru tidak mengetahui siapa yang berbicara dan atas dasar apa mereka membawa nama desa,” ujarnya.
Welem menegaskan, pemuda Desa Lermatang pada prinsipnya terbuka terhadap pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Ia berharap seluruh tahapan kegiatan pembangunan, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan groundbreaking, dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga.
Menurutnya, pembangunan harus membuka peluang ekonomi, meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta melibatkan warga lokal secara aktif dalam setiap proses yang berlangsung di wilayah Desa Lermatang.
“Kami meminta pemerintah agar seluruh kegiatan lanjutan yang bertujuan membantu masyarakat dapat dikawal langsung oleh TNI dan Polri sehingga pelaksanaannya berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Lermatang,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana desa tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau gerakan yang belum jelas sumber dan tujuan utamanya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap pemuda Desa Lermatang bahwa pembangunan perlu didukung bersama, tetapi harus dijalankan secara terbuka, melibatkan masyarakat, dan tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang mengatasnamakan desa tanpa mandat yang jelas.
Pemuda Lermatang pun berharap pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat dapat bersama-sama mengawal proses pembangunan agar berjalan damai dan benar-benar membawa perubahan bagi masa depan Desa Lermatang.(JM)