AMBON,N25NEWS.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku diminta untuk tidak menyengsarakan msyarakat di kabupaten Kepulauan Buru, terutama masyarakat pengguna jasa penyeberangan laut yang selama ini menggunakan Kapal penyeberangan feri.
Hal ini diungkapkan ketua HMI Kabupaten Buru, Wan Souwakil kepada media ini terkait akan hengkangnya KMP Garda Maritim 5 yang selama ini berperan besar dalam sektor transportasi laut dari dan ke pulau Buru.
Kepada media ini Jumat (3/2/2023) Wan Souwakil mengungkapkan. Sektor transportasi laut menjadi salah satu urat nadi bagi masyarakat pulau Buru. Hal ini terlihat dengan membludaknya pengguna jasa transportasi laut feri, baik dari maupun ke pulau Buru.
“Dan dengan adanya KMP Garda Maritim 5 yang melayari rute Namlea Ambon, masyarakat pulau Buru sangat terbantu. Hal ini lantaran saya tampung KMP Garda Maritim 5 yang besar yang mampu mengangkut lebih banyak penumpang maupun barang, ” Jelas ketua HMI Cabang Buru ini.
Ditambahkannya, dengan daya tampung yang besar, KMP Garda Maritim 5 juga berperan besar dalam perputaran ekonomi di pulau Buru. Hal ini lantaran truck pengangkut komoditi dagang dengan kapasitas besar dapat diangkut dengan kapal feri tersebut.
Disamping itu lanjut Souwakil, fasilitas dan pelayanan pada KMP Garda Maritim 5 sangatlah memadai dan memenuhi standar pelayanan yang ditetapkan oleh pemerintah.
“Jadi jika memang benar KMP. Garda Maritim 5 tidak akan lagi melayari rute pulau Buru makan itu suatu kerugian besar bagi masyarakat pulau Buru, ” Papar Souwakil
Ditambahkannya, pemerintah provinsi Maluku khususnya Dishub Maluku mestinya berterima kasih dengan kehadiran KMP Garda Maritim. 5 ini. Lantaran dari sisi investasi itu sangat menguntungkan pemerintah provinsi.
Tagal itu dirinya menegaskan agar Dishub Provinsi Maluku tidak melakukan tindakan tindakan seenak perut yang nantinya akan bermuara dan berdampak pada terbengkalainya calon penumpang pengguna jasa penyeberangan feri.
“Terkait ha ini HMI Cabang Buru akan segera menemui bupati Buru guna mendesak pemerintah kabupaten Buru guna mempertahankan keberadaan KMP Garda Maritim 5 yang melayari pulau Buru Ambon dan sebaliknya. Karena kalau itu terjadi maka yang akan merasakam dampaknya adalah masyarakat, penumpang akan terbengkalai dan itu kerugian besar bagi masyarakat, ” Tutup Souwakil.(**)