Bupati Petrus Fatlolon Letakan Batu Pertama Pembangunan Tugu Adat Bairia Desa Weratan

by -134 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon,SH.MH,saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Seira Kecamatan Wermaktian, Tepatnya di Desa Weratan,dalam rangka menghadiri kegiatan peletakan batu pertama, Tugu Adat Bairia,Kamis (12/5).

Acara tersebut juga dihadiri,Sekda,Drs.Ruben Moriolkosu, MM, Asisten 1, Ir.Dodo Hutabarat, Ketua Komisi A, DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Gotlif Silety, bersama sebagian pimpinan SKPD yang hadir, serta Danramil, O2 Saumlaki, yang diwakili oleh Babinsa.

Bupati Petrus Fatlolon dalam sambutannya mengucapkan,selamat kepada ketiga desa yakni Desa Weratan, Themin dan Keliobar.Dimana,ketiga desa tersebut telah bersepakat untuk lakukan peletakan batu pertama pembangunan monumen Bairia.

“Tugu atau monumen tentunya bermakna sejarah, sebagai pemersatu pela gandong, tiga desa ini.Karena itu,saya mengajak kita semua berikan apresiasi terhadap ketiga desa ini,”kata Fatlolon.

Dikatakannya,pemerintah daerah, memberikan dukungan kepada tiga desa yang pada hari ini lakukan peletakan batu alasan pertama pembangunan monumen untuk memperingati, adanya sebuah sejarah leluhur yang dilestarikan selama bertahun-tahun.

Olehnya, pemerintah daerah akan memberikan bantuan dalam rangka untuk mempercepat, tugu, monumen adat tersebut.

“Saya minta panitia segera menyusun RAP-nya, untuk disampaikan proposal resmi kepada pemerintah daerah,agar dialokasikan bantuan sesuai dengan siklus anggaran yang telah ditetapkan oleh perundang-undangan yang berlaku,”ujarnya.

Adapun, Bupati karismatik ini juga meminta warga ketiga desa untuk tetap menceritakan peristiwa-peristiwa sejarah ke anak cucu di Weratan, Themin, dan Keliobar untuk mengingat, sejarah yang telah diwariskan oleh leluhur.

“Saya akan mengakhiri masa jabatan dan pengabdian saya selama 5 tahun masa jabatan, pada tanggal,( 22/5/22) nanti.Yang kurang 10 hari lagi.Tentunya,ada berbagai prestasi, pikiran-pikiran sejarah yang telah kita lakukan bersama-sama,dengan segenap lapisan warga masyarakat,”katanya.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf, jika selama kepemimpinannya ada program-program,kebutuhan masyarakat yang belum wujudkan, karena adanya pembatasan-pembatasan yang ditetapkan oleh Pemerintah karena ada Covid-19 yang melanda dunia,Indonesi termasuk di Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Maka pada kesempatan ini, saya berharap, kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, dapat kita laksanakan lagi pada tahapan-tahapan berikutnya, oleh penjabat Bupati,”jelasnya.

“Untuk itu,saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada penjabat Bupati, yang akan ditunjuk Mendagri atas usulan Gubernur Maluku.Siapapun dia, yang ditunjuk untuk penjabat bupati, hendaknya kita terima untuk meneruskan pembangunan, menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,”tutup Bupati.

Reporter : JIAS

Editor      : Aris Wuarbanaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *