BANDA, N25NEWS.id – Keberhasilan penyelenggaraan Darwin–Banda Neira Yacht Race 2026 menjadi bukti bahwa Kepulauan Banda memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari bertaraf internasional. Ajang ini tidak hanya menghadirkan pelayaran lintas negara, tetapi juga membuka peluang peningkatan kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi masyarakat, serta memperkuat citra Maluku sebagai gerbang wisata maritim Indonesia.
Sebanyak 12 kapal layar peserta Darwin–Banda Neira Yacht Race 2026 berhasil menyelesaikan pelayaran dan tiba dengan selamat di Banda Neira pada Rabu (5/8/2026). Kedatangan para peserta disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Owner Ambon Sailing Community (ASC), Nicho Tulalessy, mengaku bersyukur seluruh rangkaian pelayaran berlangsung aman dan sukses sesuai rencana.
“Kami sangat berbahagia karena seluruh peserta sebanyak 12 kapal telah tiba dengan selamat di Banda Neira. Sambutan masyarakat juga luar biasa dan menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan event ini,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari TNI AL Kodaeral IX, Kepolisian, masyarakat Banda, Karantina kesehatan pelabuhan , Bea Cukai, Imigrasi, hingga berbagai instansi yang mendukung kelancaran pelaksanaan yacht race.
Rangkaian kegiatan masih akan berlanjut dengan kunjungan peserta ke SD Negeri 247 Banda pada 5 Agustus, dilanjutkan Welcome Ceremony di Kantor Camat Banda pada 6 Agustus. Selanjutnya penyerahan tropy di Maulana Hotel dan mengikuti sejumlah agenda wisata sebelum panitia kembali ke Ambon pada 8 Agustus.
Nicho berharap Darwin–Banda Neira Yacht Race dapat menjadi agenda tahunan sehingga mampu menarik lebih banyak kapal layar internasional berkunjung ke Maluku.
“Harapan kami, event ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga Banda Neira semakin dikenal sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Maluku Tengah beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Pariwisata, yang turut hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi pemerintah, komunitas, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadirkan event internasional yang berdampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Darwin–Banda Neira Yacht Race diharapkan terus menjadi sarana promosi wisata unggulan Maluku, sekaligus memperkuat posisi Banda Neira sebagai salah satu destinasi pelayaran dan wisata bahari terbaik di kawasan timur Indonesia.
Editor :Redaksi