Warga Kota Ambon Diminta Waspada Bencana

by -0 views
by

AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengeluarkan peringatan dini bagi seluruh lapisan masyarakat.Hal ini mengingat tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Ambon belakangan ini.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, meminta warga untuk ekstra waspada terhadap potensi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Langkah antisipatif ini diambil mengingat intensitas hujan yang tinggi seringkali menjadi pemicu utama terjadinya banjir, tanah longsor, hingga insiden pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan, serta melumpuhkan aktivitas publik.

“Kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai bencana, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang, terutama di daerah‑daerah yang masuk dalam kategori rawan bencana,” kata Wali Kota , Kamis (7/05/26).

Dirinya juga telah memerintahkan jajaran perangkat desa dan kelurahan untuk proaktif dalam memantau kondisi wilayahnya, serta memastikan pesan kewaspadaan sampai ke tangan warga, serta mengingatkan masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan, maupun bantaran sungai untuk tidak memaksakan diri bertahan jika situasi mulai membahayakan.

“Curah hujan yang tinggi ini perlu kita sikapi dengan kewaspadaan bersama. Bagi warga yang bertempat tinggal di daerah rawan longsor maupun di sekitar aliran sungai, diharapkan untuk lebih berhati‑hati, dan segera menuju tempat yang aman, apabila keadaan sudah mengancam keselamatan,” terangnya.

Dirinya juga meminta warga berhenti membuang sampah ke sungai maupun selokan demi meminimalisir risiko banjir.

Selain faktor alam, perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan juga disoroti. Saluran air yang tersumbat sampah sering kali menjadi penyebab utama genangan di jalan protokol dan pemukiman.

Lanjutnya ,Pemkot Ambon telah mensiagakan OPD teknis seperti BPBD dan Dinas PUPR. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar respons terhadap laporan darurat bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Pemkot Ambon telah menyiapkan langkah‑langkah kesiapsiagaan.Kami juga mengharapkan peran aktif masyarakat, untuk segera melaporkan apabila ditemukan kondisi yang berbahaya, sehingga penanganan dapat dilakukan secepatnya,” pungkasnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *