Listrik untuk Rakyat: PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Dukung Peletakan Batu Pertama Masjid Pohon Batu di Leksula

by
by

NAMROLE,N25NEWS.id – Dalam sebuah langkah yang menunjukkan komitmen PT PLN (Persero) kepada masyarakat dan keberlangsungan kegiatan sosial keagamaan, Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Namrole bersiap menyiagakan sistem kelistrikan demi mendukung acara sakral peletakan batu pertama Masjid Pohon Batu di Desa Leksula, Kabupaten Buru Selatan.

Acara monumental ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Gubernur Maluku, Bupati Buru Selatan, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran masyarakat yang cukup besar menuntut PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik, menjadikannya prioritas utama untuk kelancaran acara.

General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa PLN selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama yang memiliki nilai strategis dan sosial keagamaan.

“Pembangunan Masjid Pohon Batu merupakan momentum yang sangat berarti bagi warga Leksula. PLN hadir memastikan kesiapan pasokan listrik agar kegiatan berlangsung lancar, aman, dan khidmat,” ujar Soeratmoko.

Hal ini tidak hanya menunjukkan dedikasi PLN, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat setempat.

Dukungan kelistrikan yang diberikan PLN diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap pembangunan di wilayah Buru Selatan. Soeratmoko berharap, kegiatan ini bisa menjadi awal dari pelayanan kelistrikan yang semakin baik di daerah tersebut.

“Semoga pembangunan masjid ini membawa keberkahan bagi masyarakat dan memperkuat semangat kebersamaan di daerah ini,” tambahnya.

PLN memastikan pasokan listrik tetap andal selama rangkaian acara, mulai dari sesi seremoni hingga doa bersama.

ULP Namrole mengerahkan petugas siaga di lapangan dan melakukan pemeliharaan preventif pada jaringan utama yang menyuplai lokasi kegiatan. Langkah kontinjensi juga disiapkan untuk antisipasi gangguan mendadak.

“Tim kami melakukan penyisiran jaringan sejak beberapa hari sebelum acara. Kami mengecek tiang, konduktor, sambungan, hingga kondisi gardu terdekat,Dengan menempatkan petugas siaga di titik-titik strategis, PLN memastikan respon cepat terhadap potensi gangguan,”ujar Manager PLN UP3 Ambon, Ramli Malawat.

Kesiapan teknis di lapangan juga mencakup persiapan genset cadangan dan instalasi sementara di area panggung serta tenda tamu undangan.

Semua langkah ini diambil untuk memastikan acara berlangsung tanpa hambatan teknis sehingga masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan nyaman.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, PLN pun menyisir jaringan di titik rawan gangguan sepanjang jalur Namrole–Leksula.

Tim teknik menghantikan perhatian pada faktor cuaca yang dapat memengaruhi keandalan jaringan selama kegiatan.

Dukungan PLN ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, yang melihatnya sebagai sinergi positif antara pemerintah daerah dan BUMN.

Pembangunan Masjid Pohon Batu diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat di Desa Leksula dan sekitarnya.

Dengan keterlibatan PLN, diharapkan kelancaran acara ini tidak hanya menciptakan momen yang berkesan, tetapi juga menandai langkah awal bagi pembenahan infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut.

Dengan demikian, kehadiran PLN dalam setiap aktivitas sosial dan keagamaan menjadi cermin nyata dari komitmen untuk mendukung masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi mereka.

Sumber : PLN UIW MMU

Editor   :  Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *