Jems Masela, Proses Penunjukan Pj Bupati KKT Harus Komperhensif, Rekam Jejak, Kompotensi, Dan Bebas Dari Intervensi

by -64 views
by

SAUMLAKI,N25NEWS.id-Dalam sistim tata kelola Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), mengingat penjabat bupati adalah jabatan sangat penting, dan krusial untuk memastikan roda pemerintahan dapat terus berputar, sehingga jabatan tersebut harus diisi pejabat yang serius, memiliki komitmen, dan berkompeten.

Hal ini dikatakan Jams Masela,salah satu calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Garuda,kepada wartawan media ini,ketika ditemui dirinya di salah satu warung Kopi di Saumlaki,Senin (20/11/2023).

Lebih lanjut Jams Masela mengajak kepada seluruh tokoh politik yang berada di bumi Duan Lolat, bahkan para akademisi, ahli hukum, agar secara terbuka mensupport gubernur yang telah mengusulkan beberapa nama ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI.

“Mari kita support gubernur, yang telah mengusulkan beberapa nama ke Mendagri,agar dalam penunjukan Pj Bupati KKT sebisanya, menghindari praktek intervensi yang pada akhirnya, melahirkan penjabat yang tidak berkompeten,”ujar putra asli Desa Arma ini.

Permintaan dia ke Mendagri Tito Karnavian, agar hal ini menjadi catatan dalam penunjukan Pj Bupati KKT, setelah adanya penetapan tersangka oleh pihak Kejaksaan Negeri Saumlaki, terkait SPPD fiktif tersebut.

Hal ini dapat membuka mata, pikiran, agar lebih kehati-hatian dalam penunjukan nantinya. Juga Mendagri sedapat mungkin bisa menjauhi bentuk intervensi dari pihak mana pun juga, ini catatan buat Mantan Kapolri itu.

Dia juga menambahkan, dan mengingatkan Mendagri, terkait apa itu pemeriksaan yang komperhensif, terkait rekam jejak dan kompetensi dalam kerangka vetting mechanism.

Dikatakan,prosedur ideal menghendaki adanya pemeriksaan latar belakang atau rekam jejak siapapun yang hendak menduduki jabatan publik.Juga Kemendagri seharusnya menyaring dan mencegah agar orang-orang yang memiliki latar belakang bermasalah.

“Jadi memegang jabatan publik tertentu agar menghadirkan sosok berintegritas untuk memimpin suatu daerah yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat,” pungkas dia.

Kalau di tanya, Kira-kira siapa yang pantas dan layak memimpin Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengganti Penjabat RBM. Jawaban telak pun dikatakan secara spontan olehnya, asisten tiga Propinsi Maluku.

Alasan dan dasar, kenapa harus dia ? Pria asal Kecamatan Nieunmas itu bertutur, dan kembali bertanya, apa yang kurang pada sosok yang dimaksud (asisten III) Propinsi itu ? Menurutnya, tidak ada kepentingan apa-apa dibalik pilihan dirinya.

“Namun ada beberapa hal yang menjadi dasar, mengapa dia yang saya maksudkan, mari bisa kita lihat bersama-sama, saat dia (asisten III) menjabat sebagai Sekretaris Daerah KKT, saat itu,”paparnya.

Olehnya, tidak bermaksud menggiring, namun sesungguhnya, Mendagri diajak dan diminta, untuk penunjukan Pj Bupati KKT, yang diusulkan beberapa nama oleh Gubernur, termasuk asisten III Propinsi Maluku, dialah yang tepat kambli menjabat sebagai Penjabat Bupati KKT.

Mengapa kepemimpinan selalu menjadi sorotan ? pertanyaan ini harus menjadi perhatian dari setiap orang yang mau menjadi pemimpin. Karena semakin tinggi level sebuah kepemimpinan, maka semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi dan semakin besar pula sorotan publik terhadap level kepemimpinan tersebut.

“Bagi saya pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi, selalu patuh dan taat terhadap setiap norma, aturan dan ketentuan yang berlaku, tidak menyimpang, sehingga selalu bertindak untuk kepentingan orang banyak dan melayani masyarakat dengan hati yang tulus dan ikhlas, kata dia, sambil bertanya balik, siapa kira-kira, tidak lain, dan tidak bukan dia, tuturnya.

Dia pun menyinggung terkait adanya informasi bahwa, mungkinkah ada peluang untuk Penjabat Bupati KKT, pengganti RBM, akan ada dari luar daerah Propinsi, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Masela, dengan tegas mengatakan, jika ada niat dari Mendagri, ataupun Gubernur Maluku, lebih baik hentikan saja, kenapa dengan yakin dia mengatakan, percuma, dan normalisasi untuk Kabupaten keluar dari kesulitan, bukannya berkurang, namun akan lebih parah lagi.

“Terkait dengan kepemimpinan yang lalu, bisa kita lihat, gonjang ganjing, banyak permasalahan, keluar daerah, menghabiskan anggaran, yang ada adalah derita, ini sudah cukup membuka mata hati kita,”ucapnya.

Olehnya, dia berharap kepada Gubernur Maluku, sebagai Wakil Pemerintah pusat yang berada di daerah Propinsi, agar memperhatikan, serta menyikapi hal tersebut.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia,Tito Karnavian, agar jelih sikapi terkait kepemimpinan di Tanimbar, kondisi daerah, karena yang akan bisa adalah pemimpin yang berintegritas, mulia, tulus ikhlas melayani.

“Rakyat berhak hidup layak, jika pemimpin di Kepulauan Tanimbar, memipin dengan hati, tutupnya.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *