AMBON,N25NEWS.id-Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menegaskan, dengan terbentuknya Media Informasi Terpadu (Merindu), merupakan wujud dari transparansi kerja DPRD sebagai pelayan masyarakat.
“Program Merindu dialamatkan ke DPRD, agar bagaimana DPRD bisa bekerja secara transaparan, DPRD bisa menginformasikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan.Kehadiran Merindu itu sangat penting sehingga dapat merekrut seluruh tugas-tugas dewan, baik itu Komisi, Fraksi, badan-badan dewan, kegiatan pimpinan dan aktifitas masyarakat,”kata Watimury usai menghadiri launching Merindu, Senin (26/9).
Dengan kehadiran Merindu, Wattimury meminta agar Sekretaris Dewan (Sekwan) terlebih khsusus penggagas prodak Merindu ( Plh Sekwan, Fahratun Rabiah Samal) untuk bisa lebih mengembangkan prodaknya secara kongkrit dari waktu kewaktu.
“Kita akan membantu dari sisi anggaran, sehingga tugas-tugas dewan bisa terpublikasi,apalagi di dewan ini ada rekan-rekan media yang bisa diajak kerja sama dengan Merindu,”harapanya.
Meskipun demikian kata, Wattimury DPRD akan lebih mengembangkan prodak Merindu, karena yakinnya sungguh apa yang dilakukan dewan akan terbaca oleh publik dan halayak ramai.
“Masyarakat boleh datang saja, diruang Merindu dan bertemu dengan petugasnya dan boleh mencari informasi yang ada disini, sehingga masyarakat boleh tahu kegiatan apa-apa saja yang dilakukan dewan, anggota dewan sapa yang hadir dan siapa yang tidak hadir, atau bisa membaca dalam pojok pembaca atau juga bisa lihat hasil UMKM, sehingga ini yang kita butuh dalam kerja dewan, dalam digitalisasi informasi,”ujarnya.
Untuk itu,dirinya meminta kepada penanggungjawab prodak Merindu agar bisa mengajukan anggaran, agar bisa menjadi pembahasan DPPRD dalam pembahasan anggaran APBD 2023 yang masuk dalam DIPA Sekretaris Dewan.(**)