Pembiayaan Hardiknas 2026 di Tanimbar Selatan Disorot, Guru Diduga Dibebani Biaya

by -146 views
by

SAUMLAKI, N25NEWS.id – Mekanisme pembiayaan kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di wilayah Kecamatan Tanimbar Selatan (Tansel) kini menjadi sorotan tajam.

Dinas Pendidikan selaku koordinator dan penanggung jawab kegiatan diduga membebankan biaya yang cukup besar kepada para guru melalui keputusan rapat yang digelar pada Rabu (05/03).

Berdasarkan hasil rapat tersebut, setiap anggota panitia diduga diwajibkan menyetorkan dana awal sebesar Rp100.000 per orang, ditambah biaya pengadaan kostum seragam panitia sebesar Rp125.000.

Selain itu, panitia juga merencanakan sejumlah kegiatan, mulai dari jalan pagi massal pada 18 April 2026, berbagai lomba, hingga rencana penggalangan dana melalui kupon bazar yang meminta partisipasi seluruh guru.

Beban di Tengah Ekonomi Sulit
Kebijakan ini dinilai sangat memberatkan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih tergolong lemah.

Para guru yang memiliki penghasilan terbatas justru harus menanggung biaya tambahan yang nilainya tidak sedikit hanya untuk kepentingan kepanitiaan.

Secara regulasi, muncul pertanyaan besar terkait kebijakan tersebut. Apakah diperbolehkan membebankan biaya kegiatan resmi instansi kepada aparatur?
Pasalnya, kegiatan resmi pemerintah pada prinsipnya harus dibiayai melalui anggaran yang telah ditetapkan, bukan dialihkan kepada pegawai atau bawahan.

Praktik ini pun dinilai berpotensi melanggar aturan disiplin serta prinsip tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *