AMBON,N25NEWS.id-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Anak Seram Bersatu (ASB) Provinsi Maluku Josyes Do Dantos Walalayo mendatangi Balai Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku atas Intruksi dari salah satu Dewan Pembina ASB Maluku Mustafa Kamal.
Kehadiran Walalayo dan Carteker Ketua ASB Seram Bagian Timur (SBT) Langsung di terimah oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah II BPJN, Toce Leuwol.ST.MT.
Menurut penjelasan Kasatker BPJN Wilayah Maluku telah memastikan akan mengerjakan Jembatan Kawanua yang putus akibat bencana banjir beberapa waktu lalu.
“Namun untuk jembatan parmanen kami akan tunggu sampai cuaca membaik barulah proses pekerjaan akan dilaksanakan, dimana jembatan Kawanua tersebut dengan panjang 520 Meter.Sedangkan yang mengalami putus itu panjangnya 120 Meter,”jelasnya.
Sedangkan terkait dengan akses masyarakat di 4 kecamatan yakni Kecamatan Tehoru, Kecamatan Telutih, Kecamatan Siwalalat dan Kecamatan Werinama yang sempat terputus akibat putusnya jembatan tersebut,saat ini Balai akan mulai melakukan penangan sementara hanya bisa di lakukan atau di atasi dengan darurat.
“Karena kita harus buat kerangka baja bailey dengan bentang 150 meter,” tambahnya.
“Olehnya saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada dengan kondisi alam saat ini,” ajak putra Negeri Haria tersebut.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Anak Seram Bersatu (ASB) Provinsi Maluku Joyses Do Santos Walalayo,sangat memberikan apresiasi kepada pihak BPJN yang mana dengan cepat telah bergerak dan turun langsung ke Lokasi.
Olehnya,dia berharap agar pembangunan Jembatan darurat Bailey ini bisa di kerjakan secepat mungkin agar, warga masyarakat bisa melewati serta beraktivitas dengan normal kembali.
Sedangkan terkait dengan pembangunan kembali jembatan yang putus, dirinya sangat yakin dengan pihak BPJN Wilayah Maluku ketika menangani pasti akan bekerja dengan baik dan cepat sebab kalau yang lalu pembangunannya masih menggunakan anggaran Daerah Kabupaten Maluku tengah sehingga pembangunannya tersendat-sendat.
“Tetapi saya bersyukur kalau dibangun oleh pihak BPJN berarti tidak akan ada kendala yang terlalu besar,”tandas Walalayo yang pernah menjadi Ketua Himpunan Pemuda, Pelajar, Mahasiswa Negeri Hatu (HIPPELMATU) Kecamatan Tehoru dari Tahun 2012-2019 tersebut.(**)