AMBON,N25NEWS.id-Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena-Elly Toisuta mendapat apresiasi positif dari kalangan elite Partai Golkar.
Ahmad Ilham Sipahutar, salah satu elite Partai Golkar, sebagai Wakil Ketua Bidang Lembaga Eksternal DPD Partai Golkar Maluku yang juga mantan Ketua DPD AMPI Kota Ambon ini secara tegas menyatakan dukungannya dan memuji
kinerja pemerintahan yang bertagline BETA Par Ambon Untuk Ambon Par Samua ini.
Menurutnya, program-program yang diusung oleh Bodewin Wattimena-Elly Toisuta telah memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
“Saya kira satu tahun pemerintahan Pak Bodewin-Ibu Elly ini sudah kita rasakan, bahwa program-program yang dihadirkan cukup menyentuh langsung kepada rakyat itu sangat luar biasa,” ujar Ilham yang ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Maluku,Jalan Ade Irma Suryani Nasution, Karang Panjang Kecamatan Sirimau Kota Ambon.
Pemerintahan saat ini dikenal sangat komunikatif melalui pendekatan proaktif, termasuk melalui program ” Wajar ” (Walikota dan Wakil Walikota Jumpa Rakyat).
Ia aktif mengapresiasi evaluasi Smart City, mendorong ekonomi kreatif digital, serta menjamin keamanan dan toleransi di Ambon.
Satu tahun memimpin Kota Ambon, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama Wakilnya konsisten terhadap komitmennya membangun “Ambon Manise” yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2027 sebagai 17 program prioritas yang telah dicanangkannya.
Pada sektor pelayanan dasar, Pemkot Ambon melalui Perumda Tirta Yapono dan Dinas PUPR berhasil memperluas layanan air bersih kepada 14.580 pelanggan.
Selain itu, dilakukan rehabilitasi jaringan pipa sepanjang 5.305 meter, pengembangan jaringan baru di sembilan lokasi sepanjang 8.736 meter, serta pembangunan instalasi pengolahan air di Batumerah.
Di sektor lingkungan, sepanjang 2025 sebanyak 61.913 ton sampah berhasil ditangani dengan rata-rata 176,43 ton per hari. Upaya ini diperkuat dengan pembangunan 19 TPS higienis, pemasangan trash boom, penambahan armada, serta transformasi TPA menuju sistem controlled landfill.
Pemerintah juga melakukan penataan transportasi dan infrastruktur, antara lain pemeliharaan lampu lalu lintas di 12 ruas utama, penataan Terminal Mardika, rekayasa lalu lintas, serta penyediaan parkir berkapasitas 600 kendaraan di kawasan eks Parang Apung.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan dilakukan di sejumlah wilayah seperti Rutong, Passo, Batumerah, dan Tawiri. Selain itu, 37 rumah tidak layak huni telah diperbaiki, sementara 300 unit lainnya telah diverifikasi untuk penanganan, serta pembangunan 30 rumah baru di 12 lokasi.
Dalam penguatan ekonomi, sebanyak 715 UMKM mendapat pengembangan usaha, 40 koperasi tersertifikasi, dan 50 Koperasi Merah Putih memperoleh legalitas.
Pemkot juga melayani 2.258 pencari kerja,serta memediasi 75 kasus hubungan industrial. Pelayanan perizinan mencatat 11.417 izin terbit dan 8.287 Nomor Induk Berusaha (NIB). Realisasi investasi Kota Ambon mencapai Rp269,14 miliar.
Di sektor pendidikan, 46.909 siswa menerima program Makan Bergizi Gratis. Sebanyak 119 SD dan 32 SMP telah menerapkan kurikulum musik, sementara 752 siswa menerima Kartu Ambon Pintar.
Pada sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 98,65 persen. Angka stunting tercatat turun menjadi 282 kasus, terendah sejak 2021. Sebanyak 22 puskesmas juga telah berstatus BLUD.
Program pengentasan kemiskinan dilakukan melalui bantuan sosial, pasar murah, serta bantuan alat usaha bagi kelompok rentan.
Identitas Ambon sebagai Kota Musik Dunia semakin diperkuat melalui berbagai event, termasuk Ambon International Music Festival (AIMF) 2025 yang meraih predikat Excellent. Jumlah wisatawan juga mengalami peningkatan.
Dari sisi keuangan daerah, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 mencapai Rp224,2 miliar. Upaya peningkatan PAD dilakukan melalui digitalisasi pajak, pemasangan alat perekam transaksi, serta optimalisasi penagihan.(Eten)