AMBON,N25NEWS.id-Pemerintah kota (Pemkot) Ambon terus membangun inklusi dan literasi keuangan.
“Kita ingin terus membangun inklusi dan literasi keuangan di Kota Ambon. Pemanfaatan transaksi digital di tiga RTP ini merupakan bagian dari upaya kita membangun kesadaran masyarakat, serta mengedukasi warga agar terbiasa menggunakan metode pembayaran non-tunai,”ujar Wali Kota Ambon, Boedewin Wattimena Pada penyerahan fasilitas transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),kepada pelaku UMKM di tiga RTP, Senin (20/4/2026),di Balai Kota.
Dikatakannya,Pemanfaatan transaksi digital di tiga (Ruang Terbuka Publik) RTP yakni Amahusu,Air Salobar dan Wainitu ini merupakan bagian dari upaya Pemkot membangun kesadaran masyarakat, serta mengedukasi warga agar terbiasa menggunakan metode pembayaran non-tunai.
Menurutnya, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan inklusi dan literasi keuangan di Kota Ambon. Diharapkannya ,Penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM di kawasan RTP dapat mempermudah transaksi jual-beli yang lebih efisien, transparan, dan higienis.
Selain itu, digitalisasi ini dinilai mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal agar lebih adaptif dengan perkembangan teknologi pembayaran modern. Wali Kota mengapresiasi pihak Bank Indonesia dan BTN atas sinergi yang terjalin dalam mendukung program digitalisasi ekonomi ini.
“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu sekalian atas dukungan dan kolaborasinya dalam menyukseskan program ini demi kemajuan ekonomi Kota Ambon,” tukasnya.
Pemkot Ambon optimis ekosistem ekonomi digital akan semakin terbentuk secara merata serta membawa manfaat nyata bagi para pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen,dengan diimplementasikannya QRIS di lokasi-lokasi strategis seperti RTP.(**)