AMBON,N25NEWS.id-Kegiatan Manise Badendang Jukulele yang digelar oleh Mollucan Jukulele Leaders (MJL),menghadirkan suka cita dan kebahagiaan bagi komunitas anak-anak pada MJL.Pasalnya,giat tersebut terasa spesial karena masih dalam suasana bulan suci ramadhan.
Hal tersebut dikatakan Koordinator MJL,Nicho Tulalessy kepada N25NEWS.id, disela-sela kegiatan tersebut yang bertempat di Gong Perdamaian Ambon, Jumat (15/4/2023).
Lebih lanjut,kata Nicho Tulalessy kegiatan yang dengan tema “Ramadhan Manise Badendang Jukulele”ini terasa spesial karena diadakan masih dalam suasana bulan suci Ramadhan,dengan melibatkan 400 lebih anak-anak dari muslim dan kristen di Kota Ambon.
“Ini kegiatan yang sangat positif,karena ada toleransi yang tercipta lewat buka puasa bersama,selain itu anak-anak didik untuk hidup orang basudara talalu manis dan kita ingin persaudaraan ini Ambon menjadi kota perdamaian di Indonesia dan dunia,”ujar Nicho Tulalessy.
Diakui Nicho Tulalessy kegiatan Ramadhan Manise Badendang Jukulele ini juga tidak terlepas dari dukungan semua pihak,salah satunya dinas pariwisata provinsi Maluku.Namun,dukungan dari dinas pariwisata bukan hanya pada saat momen bulan suci ramadhan saja,tetapi dukungan ini sudah berlangsung lama dan pada kegiatan-kegiatan sebelumnya,yang selalu berlangsung di Gong Perdamaian Ambon.
“Kami (MJL) sangat mengapresiasi adanya kerjasama dengan dinas pariwisata provinsi Maluku dan kami bangga karena iven yang setiap bulan satu kali ini selalu di support oleh mereka (dinas pariwisata),”jelasnya.
Sementara itu,salah satu perwakilan dari dinas pariwisata provinsi Maluku,Rio Pellu mengatakan,dukungan dinas pariwisata kepada Mollucan Jukulele Leaders merupakan komitmen sebagai dukungan Ambon sebagai kota musik dunia (Ambon City of Music).
“Karena kita kreativitas anak-anak MJL,perlu diwadahi, fasilitasi dalam berekspresi,baik lewat karya musik,tarian maupun seni budaya Maluku lainnya,”ungkap Rio Pellu.
Selain itu,Rio Pellu mengapresiasi adanya acara berbuka puasa bersama (Bukber).Karena menurutnya,toleransi dalam momen Bukber akan memperkuat relasi antar agama,yang tentu berkolerasi Kota Ambon sebagai tempat Gong Perdamaian dunia.
“Untuk itu,saya berharap aktivitas MJL terus berjalan,karena kami (pemerintah) sudah punya komitmen untuk terus mendukung kreativitas anak-anak dalam musik budaya Maluku,serta kami dukung para seniman,budayawan Maluku,dalam berbagai aktivitas kesenian di Maluku,”tandasnya.
Editor : Aris Wuarbanaran