AMBON,N25NEWS.id-Lanud Pattimura Laha bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,serta warga binaan Lanud Pattimura mengikuti Pencanangan Pencegahan Stunting Nasional yang digelar TNI Angkatan Udara secara serentak di seluruh Lanud jajaran se-Indonesia secara tatap muka dan virtual di ruang Haritage Mako Lanud Pattimura,Senin (20/3/2023).
Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Tio Hutapea,S.Sos.,,ketika ditemui diselal-sela kegiatan tersebut mengatakan,permasalahan stunting harus diperangi secara serius,olehnya Lanud Pattimura melakukan pencegahan sedini mungkin di Desa Laha dan Desa Tawiri, yang adalah desa bertetangga serta berdempetan dengan Lanud Pattimura.
“Kami mengimplementasikan kegiatan ini dengan menyerahkan bantuan 100 paket sembako untuk keluarga stunting di wilayah desa binaan Lanud Pattimura,”ujar Komandan Lanud Pattimura, Kolonel Pnb Tio Hutapea,S.Sos.
Ditambahkan,Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Tio Hutapea bahwa penyerahan bantuan sembako ini, diserahkan secara simbolis,nantinya di awal bulan suci Ramadhan pihaknya akan menyerahkan bantuan tersebut secara keseluruhan.
“Kita ingin stunting tidak ada di desa binaan kami.Olehnya,kami akan siapkan makanan berprotein tinggi (nabati dan hewani), untuk bagimana anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa dapat di banggakan dan bisa bersaing dengan daerah lain,”ucapnya.
Dikesempatan yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Sarles Brabar SE.M.Si.,mengatakan bahwa pada prinsipnya BKKBN selama ini melaksanakan yang namanya Pentahelix, artinya pemeintah, swasta, perguruan tinggi,pengusaha sampai pada media,bergotong royong memberikan edukasi kepada masyarakat tentang stunting.
“Oleh karena itu,dari Komandan Lanud Pattimura yang memiliki komitmen tinggi, untuk bagaimana kita bersama-sama mensosialisasikan stunting kepada masyarakat,”paparnya.
Diakuinya,kerjasama antar lintas sektor,maupun stekholder,tentu stunting secepatnya akan turun.Hal ini sejalan dengan yang ditentukan Presiden RI Joko Widodo,bahwa di tahun 2024 stunting turun menjadi 14 persen.
“Olehnya Pentahelix itu penting untuk bisa kita lakukan,karena kami tidak bisa jalan sendiri,kami harus koordinasi dengan Pemda setempat dan juga TNI, Pemeintah Desa/Negeri untuk sama-sama melakukan hal ini,”jelasnya.
Sementara itu,Raja Negeri Laha, Muhammad Yasir Mewar mengatakan,dirinya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Komandan Lanud Pattimura dan jajarannya serta BKKBN Maluku karena sudah memperhatikan warga masyarakat baik di Negeri Laha maupaun Negeri Tawiri, untuk bagaimana caranya sama-sama menurunkan angka stunting di desa Laha dan Tawiri.
“Untuk itu,saya berharap kepada semua stakeholder baik di Negeri Laha maupun Tawiri untuk bersama-sama dengan pemerintah melihat masa depan anak-anak setempat sehingga kelak anak-anak bisa mendapat masa depan yang lebih cerah,”pungkasnya.
Reporter : Aris Wuarbanaran
Editor : Redaksi