AMBON,N25NEWS.id-Negeri Batu Merah merupakan salah satu negeri adat yang terletak Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.Dimana,Batu Merah memiliki jumlah penduduk yang padat,tentu berbagai kegiatan banyak dilakukan di negeri ini.
Demikian hal ini dikatakan,Kapolda Maluku,Irjen Pol Lotharia Latif,dalam arahannya pada acara Deklarasi Batu Merah Bebas Narkoba dan Tertib Kamtibmas,Kamis (16/3/2023).
Menurutnya,setelah adanya pemberitaan di berbagai media,bahwa Negeri Batu Merah masuk zona merah peredaran narkoba, ternyata memiliki dampak terhadap Batu Merah.Paslanya,publik Kota Ambon mulai melayangkan persepsi mereka tentang Negeri Batu Merah.
Olehnya, Kapolda Maluku meminta masyarakat Batu Merah untuk segera merobah mainset mereka,terkait dengan Batu Merah,bahwa potret kehidupan sehari-hari masyarakat yang kurang menyenangkan.
“Kita merubah stigma publik dengan melakukan perubahan yang kongkrit,”ucap Kapolda.
Selain itu, Kapolda menambahkan bahwa Negeri Batu Merah tepat ada pada etalase masuk ke Kota Ambon,olehnya hal ini menjadi pekerjaan masyarakat Batu Merah,dengan melakukan kebersihan,sehingga akan menarik wisatawan yang datang ke Kota Ambon Manise.
“Tentu ini menjadi pekerjaan kita, untuk menampilkan Negeri Batu Merah yang terlihat baik di mata orang luar,”paparnya.
Tak lupa juga Kapolresta Ambon pada kesempatan itu mengajak pemuda-pemudi Batu Merah yang memiliki potensi masuk taruna TNI,Akpol dan lainnya.
“Saya harap anggapan publik terhadap Batu Merah hanya oknum tertentu,bukan secara umum,dan ini bukan hanya pekerjaan kepolisian dan BNN,namun masyarakat Batu Merah juga secara spontan menolak stigma bahwa Batu Merah zona merah peredaran narkoba,”tandasnya.
Dikesepatannyang sama,Walikota Ambon Bodewin Wattimena saat menghadiri kegiatan tersebut mengatakan,perkembangan zaman yang begitu pesat,maka tentu masyarakat Batu Merah harus siap menghadapi tantangan global tersebut.
“Kita harus sadar bahwa teknologi memiliki dampak positif dan negatif.Kalau positifnya yaitu, masyarakat mengetahui perkembangan zaman di berbagai belahan dunia.
“Namun kita tidak bisa mengesampingkan sisi negatifnya,sebab negatif datang untuk lebih mematangkan kita tentang perkembangan teknologi sekarang,”paparnya.
Adapun, pemerintah daerah maupun kota,telah mengantisipasi ya, sebab jika terlambat generasi muda akan terjerumus dalam berbagai tindakan kriminal.Hal itu dilakukan dengan memberikan edukasi agar masyarakat mampu meningkatkan ketahanan diri untuk menghadapi dampak negatif itu.
Sedangkan Ketua DPD GRANAT Provinsi Maluku,Yani Salampessy mengatakan, untuk menghadapi tantangan peredaran narkoba,dimana barang haram ini memiliki jaringan yang cukup besar,oleh karena itu,tugas ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian dan BNN,namun masyarakat memainkan peran aktif,sebab ini untuk kepentingan masyarakat.
“Saya pikir Negeri Batu Merah dengan sejarah panjang dalam hal ini pengalaman dalam berbagai permasalah,tentu harus bisa menyelesaikan permasalahan narkoba,karena jika Batu Merah sukses,tentu akan berdampak pada seluruh wilayah di Maluku dan pada umumnya Kota Ambon,”ucapnya.
“Kalau kita bersepakat untuk menjaga Kamtibmas,maka ini hal yang luar biasa,”ujar Yani Salampessy.