Penjabat Bupati Malteng Apresiasi Kegiatan Pelatihan Fasilitator TPK, Penting Dalam Pendampingan Keluarga Beresiko Stunting.

by -21 views
by

MASOHI,N25NEWS.id-Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Pelatihan Bagi Fasilitator Tim Pendamping Keluarga (TPK),karena sangat penting dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan TPK dalam melaksanakan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting demi terwujudnya keluarga berkualitas yang bebas stunting di Kabupaten Malteng.

Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Maluku Tengah,Dr.Muhamat Marasabesy,SP.,ST.,M.Tech,dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,Dra.Silviana Matemu M.Si,pada Kegiatan Pelatihan Bagi Fasilitator Tim Pendamping TPK Tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2023,Rabu (8/3).

Dikatakannya,dengan adanya Tim Pendamping Keluarga Kabupaten Maluku Tengah ini bisa menjangkau masyarakat sampai ke level terbawah dan mampu memberikan penyuluhan untuk pemahaman yang baik pada masyarakat, sehingga masyarakat benar-benar paham dan mengerti tentang stunting.

Selain itu,persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, sehingga Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah terus melakukan berbagai program dan kegiatan intervensi penurunan stunting mulai dari tingkat Kecamatan hingga ke Negeri/Kelurahan, bersama-sama dengan seluruh stakeholder untuk mencari solusi yang terbaik, karena target Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2024 harus sama dengan target nasional penurunan stunting yaitu 14 persen.

“Percepatan penurunan stunting tentunya memerlukan komitmen yang kuat dari kita semua dan kolaborasi kerja berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan konvergensi antar program hingga ke tingkat desa/kelurahan untuk menurunkan stunting,”ujarnya.

Untuk itu dalam melakukan hal tersebut diperlukan pendampingan keluarga di tingkat desa/kelurahan dimana kegiatan pendampingan terhadap keluarga tersebut dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga.

Sehubungan dengan hal tersebut maka, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim Pendamping Keluarga dalam melaksanakan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting, maka pelatihan ini perlu diikuti dengan serius dan bertanggung jawab oleh para peserta yang merupakan fasilitator tenaga pendamping Keluarga di tingkat Kabupaten, terhadap fungsi, peran dan tugas sebagai Tim Pendamping Keluarga dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Hal penting yang perlu saya ingatkan juga bahwa peningkatan kualitas dan perbaikan layanan dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting harus lebih efisien dan lebih banyak yang terintegrasi sampai ke tingkat layanan paling dasar serta perlunya mengidentifikasi hal-hal yang menjadi kendala atau yang belum berjalan secara optimal untuk dibuatkan upaya strategis bersama, agar target Provinsi dan Nasional dapat tercapai pada tahun 2024.

Adapun,Pj Bupati Malteng meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, organisasi kemasyarakatan lainnya dan semua pihak terkait agar dapat bekerjasama, bahu membahu secara bersinergi dibawah koordinasi BKKBN untuk mewujudkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Maluku Tengah lebih optimal atau dapat mencapai target.

“Mari kita berkoordinasi menjadi satu tim, karena Pemerintahan ini bisa sukses apabila kita semua bersatu menggerakkan seluruh tenaga dan pikiran untuk mewujudkan apa yang menjadi impian Pemerintah Daerah, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah yang sama-sama kita cintai,”pungkasnya.

Pada kegiatan Pelatihan Fasilitator Tim Pendamping TPK Tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2023 ini juga,menghadirkan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku yaitu:
1.Susana C Hengst
2.Jino Tehusalawany.Sedangkan dari IBI Provinsi Maluku: Antonia Anaktototy.S.ST.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *