BANDA NAIRA,N25NEWS.id-Yayasan Alam Indonesia Lestari (LINI) memberikan beasiswa senilai Rp 252.000.000 untuk anak para nelayan di Banda Neira,guna mereka meneruskan kuliah di Universitas Banda Neira (UBN),Pulau Banda Kecamatan Pulau-Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Penyerahan bantuan berupa beasiswa tersebut berlangsung di aula Universitas Banda Neira,pada pukul 09.00 WIT dan dihadiri para Muspika kecamatan Banda dan mahasiswa UBN,Sabtu (4/3/2023).
Koordinator Yayasan LINI Wilayah Maluku,M.Toufan Drachman mengatakan,bantuan beasiswa tersebut guna mendukung stakeholder Tuna dan Perikanan penting lainnya dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan serta,memperkuat ketahanan masyarakat yang bergantung dari perikanan berkelanjutan,serta memperkuat ketahanan masyarakat yang bergantung dari perikanan melalui dukungan ekonomi.
“Kedepan kami juga akan berikan bantuan buku-buku perpustakaan untuk sekolah dasar,alat bantu mengajar dan mendukung program laut di pulau Banda dengan restorasi terumbu karang serta mendukung program Port Sampling dan Konsilidasi data Perikanan penting di Kecamatan Banda.”ujar M.Toufaan Drachman.
Sejak tahun 2015 LINI bekerjasama dengan Sustanable Fisherieship (SFP) dan PT Intimas Surya telah melaksanakan kegiatan program perbaikan perikanan (Fishery Improvement Project – FIP) Tuna untuk alat tangkap pancing ulur di Banda.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan antara lain perbaikan pendataan data hasil tangkapan nelayan,pembentukan forum stakeholder Tuna Banda,pelatihan keselamatan di laut,pelatihan mitigasi pelepasan burung laut yang tidak sengaja tertangkap,peningkatan mutu hasil tangkapan,pendataan sosial ekonomi,pemasangan alat Vessel Tracking Sistem,membantu nelayan dalam memperoleh Pas Kecil dan Daftar Kapal Perikanan (TDKP).
Pada Tahun 2020 Perikanan Tuna dengan alat pancing ulur di kepulauan Banda mendapatkan sertifikasi perikanan berkelanjutan dari Marine Stewardship Concil (MSC).
Dengan dukungan dana dari NAPA Seafood Foundation Organisasi di USA yang merupakan pembeli Tuna dari PT Intimas Surya,Yayasan LINI bekerjasama dengan masyarakat kepulaun Banda,Universitas Banda Neira (UBN),Taman Wisata Perairan Laut Banda (TWP),PSDKP dan Pemerintah Kecamatan Banda akan terus berupaya melakukan konservasi dan pengelola perikanan menuju perikanan berkelanjutan.
Sebagai informasi,Kepulauan Banda terletak di wilayah pengelolaan perikanan WPP 714 merupakan kawasan yang unik di mana tidak hanya kaya akan sejarah panjang bangsa Indonesia, namun juga menyimpan potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang sangat besar diantaranya keanekaragaman terumbu karang,Potensi Perikan Tuna dan Ikan Layang.
Penulis : Sarifudin Wala