AMBON,N25NEWS.id – Tidak semua orang punya keberanian untuk menceritakan persoalan yang sedang dihadapi. Sebagian memilih memendam karena khawatir tidak dipahami, sementara lainnya tidak tahu kepada siapa harus meminta bantuan.
Kini, masyarakat Maluku memiliki pilihan lain. Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku membuka layanan konsultasi gratis melalui WhatsApp yang terhubung langsung dengan psikolog.
Layanan tersebut dapat diakses melalui nomor 0851-9550-5508. Masyarakat cukup mengirimkan pesan melalui WhatsApp untuk memulai konsultasi tanpa harus terlebih dahulu datang secara langsung.
Layanan ini tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang sedang menghadapi persoalan berat. Remaja, orang tua, pasangan, maupun masyarakat umum dapat memanfaatkannya ketika membutuhkan ruang untuk berbicara dan memperoleh perspektif profesional.
Persoalan yang dibawa dalam konsultasi bisa beragam. Remaja dapat membicarakan masalah pertemanan, keluarga, pendidikan, hubungan sosial, maupun kebingungan menentukan masa depan.
Sementara bagi orang tua, persoalan pengasuhan anak, komunikasi dalam keluarga, hingga hubungan dengan pasangan dapat menjadi hal yang dikonsultasikan.
Artinya, masyarakat tidak harus menunggu persoalan berkembang menjadi lebih berat untuk mencari ruang konsultasi.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, S.Si., M.Sc., MSE, mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan akses konsultasi kepada masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang mudah dijangkau masyarakat. Ketika seseorang sedang menghadapi persoalan, tidak selalu mudah untuk datang langsung dan menceritakannya. Karena itu, kami membuka ruang konsultasi melalui WhatsApp agar masyarakat dapat memulai cerita dengan lebih mudah dan mendapatkan pendampingan langsung dari psikolog,” katanya.
Layanan melalui WhatsApp tersebut sekaligus memperluas akses Klinik Telaga Bening. Masyarakat kini memiliki alternatif untuk memulai konsultasi melalui ruang digital yang lebih mudah dijangkau dalam keseharian.
Kemudahan ini menjadi penting terutama bagi mereka yang merasa canggung atau belum siap datang langsung ke tempat layanan.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada 2025 terdapat 256.838 penduduk berusia 10–17 tahun di Maluku, terdiri atas 131.842 laki-laki dan 124.996 perempuan.
Kelompok usia tersebut merupakan salah satu sasaran penting dalam upaya pembangunan keluarga dan pembentukan generasi masa depan. Namun, kebutuhan akan ruang konsultasi tidak berhenti pada kelompok remaja.
Orang tua, pasangan, maupun masyarakat umum juga dapat menggunakan layanan tersebut ketika membutuhkan tempat untuk menyampaikan persoalan dan mendapatkan pendampingan.
Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku menekankan bahwa masyarakat tidak perlu merasa harus menghadapi seluruh persoalan seorang diri.
Konsultasi diberikan secara gratis dan langsung dengan psikolog, dengan memperhatikan privasi serta kerahasiaan pengguna layanan.
Edi mengatakan keberanian mengambil langkah pertama menjadi hal penting ketika seseorang membutuhkan bantuan.
“Tidak harus menunggu masalah menjadi berat untuk mulai berkonsultasi. Yang paling penting adalah berani mengambil langkah pertama. Kami berharap layanan ini dapat menjadi ruang yang aman bagi masyarakat untuk bercerita, didengarkan, dan mendapatkan pendampingan,” jelasnya.
Melalui layanan ini, BKKBN Maluku ingin mendorong masyarakat agar tidak melihat aktivitas berkonsultasi sebagai sesuatu yang memalukan atau menjadi tanda ketidakmampuan menghadapi persoalan.
Terkadang, langkah pertama untuk menemukan jalan keluar memang sederhana: berani mulai bercerita.
Masyarakat yang membutuhkan layanan konsultasi dapat menghubungi WhatsApp 0851-9550-5508.