Pacuan Kuda Moa 2026 Sukses Digelar, Lestarikan Tradisi dan Dongkrak Wisata Maluku Barat Daya

by
by

AMBON, N25NEWS.id – Lomba Pacuan Kuda Moa 2026 Piala Pangdam XV/Pattimura dinilai bukan sekadar ajang olahraga tradisional, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat pelestarian budaya, persatuan masyarakat, hingga pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Komandan Kodaeral IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Lomba Pacuan Kuda Moa 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri penyerahan hadiah di Baruga Antasena Kodam XV/Pattimura, Jalan Dr. Malaihollo Nomor 57, Nusaniwe, Kota Ambon, Senin malam (6/7/2026).

Menurut Komandan Kodaeral IX, keberhasilan kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Maluku Barat Daya dalam menjaga identitas budaya daerah.

“Pacuan Kuda Moa bukan hanya hiburan rakyat atau kompetisi olahraga tradisional. Kegiatan ini merupakan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan kearifan lokal yang perlu terus dijaga serta dikembangkan,” ujarnya.

Ia menilai, pengembangan pacuan kuda sebagai agenda budaya daerah dapat membuka peluang lebih luas bagi promosi pariwisata MBD. Jika dikelola secara konsisten dan profesional, kegiatan tersebut dapat menjadi kalender event unggulan yang menarik perhatian wisatawan, menggerakkan pelaku UMKM, serta menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan Lomba Pacuan Kuda Moa 2026.

“Saya ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Lomba Pacuan Kuda Moa ini. Ini bukan sekadar lomba biasa, melainkan warisan budaya leluhur kita yang sangat berharga, yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” kata Pangdam.

Sementara itu, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, berharap dukungan lintas sektor terhadap pacuan kuda Moa terus diperkuat agar budaya lokal tersebut dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Kami berharap dukungan dan perhatian yang luar biasa ini tidak berhenti di sini saja. Mari terus berkolaborasi agar budaya Moa semakin dikenal luas dan membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat Maluku Barat Daya,” ungkapnya.

Komandan Kodaeral IX juga menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XV/Pattimura, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, panitia pelaksana, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil peran dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Kodaeral IX, lanjutnya, siap mendukung berbagai kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan masyarakat, menjaga nilai-nilai budaya, serta memperluas kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Pacuan Kuda Moa 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi kekuatan baru dalam membangun citra daerah, menjaga warisan leluhur, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis budaya di Maluku Barat Daya.

Sumber : Pendam 15

Editor    : Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *