SAUMLAKI, N25NEWS.id – Semangat pengabdian kepada masyarakat menggema di halaman Mapolres Kepulauan Tanimbar saat jajaran Polres menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7/2026). Momentum bersejarah ini menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di Bumi Duan Lolat.
Upacara yang berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., dengan mengusung tema nasional “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Dalam kesempatan tersebut dibacakan amanat Kepala Kepolisian Daerah Maluku yang menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.
Dalam amanatnya ditegaskan bahwa perjalanan 80 tahun Polri merupakan sejarah panjang pengabdian kepada bangsa dan negara dengan tetap berpegang teguh pada semboyan Rastra Sewakottama, yakni menjadi abdi utama bagi nusa dan bangsa.
Upacara tersebut dihadiri Wakapolres Kepulauan Tanimbar, para Pejabat Utama Polres, unsur Forkopimda, Dandim 1507/Saumlaki, Danlanal Saumlaki, Danlanud IG Dewanto, Dansatrad 245 Saumlaki, Danyon 734/SNS, pimpinan instansi vertikal dan daerah, tokoh adat, para raja, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pers, Bhayangkari, serta seluruh personel TNI-Polri.
Dalam amanat juga disampaikan bahwa Maluku merupakan anugerah Tuhan yang kaya akan sumber daya alam dan keberagaman budaya. Karena itu, nilai-nilai persaudaraan, toleransi, serta warisan budaya Pela Gandong harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah.
Semangat “Maluku Tarus Biking Bae, Basudara Tarus Biking Bae” disebut sebagai fondasi penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Kapolda Maluku juga mengapresiasi kondisi keamanan di wilayah Maluku yang hingga kini tetap aman dan terkendali berkat sinergi erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa. Meski demikian, tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, mulai dari perkembangan teknologi, ancaman di ruang digital, hingga keterbatasan sumber daya yang harus dihadapi dengan inovasi dan kolaborasi.
Polri, lanjut amanat tersebut, berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Seluruh pelayanan kepada masyarakat akan terus dilaksanakan berdasarkan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, pendekatan humanis, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Selain itu, Polri juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan media, akademisi, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa guna menciptakan keamanan yang inklusif, termasuk menghadapi tantangan di ruang siber.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada seluruh personel Polri yang bertugas hingga ke pulau-pulau terluar Maluku, serta kepada keluarga besar Polri, Bhayangkari, dan para purnawirawan yang selama ini menjadi kekuatan penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Memasuki usia ke-80, Polri menyadari masih terdapat berbagai kekurangan. Namun, Hari Bhayangkara dijadikan sebagai momentum refleksi untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menghadirkan institusi kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat.
Dengan semangat pengabdian yang terus menyala, Polres Kepulauan Tanimbar menegaskan tekadnya untuk menjaga keamanan, mempererat persatuan, dan menjadi mitra terpercaya dalam mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.